Menyelesaikan yang Tertunda



September... mulai menyusun rencana kembali. Terakhir merampungkan naskah tepat 2 minggu sebelum Ramadhan. Alhamdulillah semua selesai, termasuk segala macam revisi. Sehingga bisa menjalani Ramadhan dengan tenang hehehe... mengejar DL yang lain. Saya tetap menulis, tapi hanya berupa tulisan-tulisan ringan saja, demikian juga beberapa tulisan yang sudah saya posting di blog ini selama bulan Agustus, termasuk ikut beberapa kontes nulis atau GA.

Selain itu, waktu rehat tersebut juga saya gunakan untuk membaca berbagai macam buku. Yah mengisi bahan bakar untuk menulis, sembari mencari ide-ide segar. O yah, bahkan saya melahap beberapa buku fiksi seperti novel atau kumcer. Saya ingin sekali menulis novel, setidaknya sudah ada beberapa ide dan outline yang sudah saya susun, tapi sayang belum pasti kapan akan dieksekusi hehehe...

Padahal, sewaktu sekolah dulu saya sangat ahli menulis cerpen dan puisi *kePDan. Entah mengapa saat ini semuanya malah menguap. Sekarang, saat ingin menulis cerpen saya harus semedi dulu, kelamaaaaaan.

Oke deh, sekian dulu dengan cerpen atau apapun yang berbau fiksi. Masalahnya adalah ternyata ada hal lain yang lebih penting dibandingkan dengan ide menulis baik fiksi maupun nonfiksi, yaitu menulis tesis. Hmmmm... mungkin lebih tepatnya merampungkan segala hal yang berbau tesis, karena tesis saya sudah rampung sejak hampir 2 tahun yang lalu *udah lumutan xixixi... hanya saja belum menyelesaikan konsultasi pembimbing dan mengantongi kata ACC untuk ujian.

Seandainya tidak ada SMS pemberitahuan dari kampus yang lebih mirip "ancaman" itu, mungkin saya sudah lupa bahwa saya punya DL tesis yang belum terpenuhi sampai saat ini. Gimana nggak, saya sudah begitu asyik menulis yang lain. Bahkan saya sudah menghasilkan 10 antologi, 2 buku solo, dan 3 buku yang sedang dalam proses terbit, juga beberapa tulisan dimedia lain, tapi tak kunjung menyelesaikan sebuah tesis.

Lucu juga, saat ini saya benar-benar merasa tengah berada di comfort zone, sebagai seorang ibu rumah tangga bahagia yang tengah menekuni hobi menulisnya. Saya sedang tidak tengah berada di sebuah instansi atau apapun yang berbau dengan persaingan, pangkat, dan segala macam hal yang membuat saya harus segera menyandang sebuah gelar di belakang nama saya lagi. Hey... bahkan suami tercinta juga cuek aja dan menyerahkan sepenuhnya kepada saya *eh bawel dikit sih hihihi...
Tapi bukan itu sih masalahnya, sekalipun saya di rumah saja, ini tetap harus diselesaikan bukan? ^_^

Akhirnya, rencana untuk bulan September ini tersusun dengan sendirinya, bahan bakar yang sudah terkumpul lumayan banyak itu harus disimpan sejenak sampai urusan ini selesai hehehe...

Posting Komentar