Susu Bendera, Dulu, Kini, dan Nanti



Susu merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak untuk tumbuh kembang tubuh dan otaknya. Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Termasuk dalam memilih susu yang baik dikonsumsi, tidak hanya dengan memperhatikan kebaikan atau kandungan gizi saja, tetapi juga apakah kandungan susu tersebut halal. Sebagai umat muslim, mengkonsumsi makanan dan minuman halal merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi.

Berbicara mengenai susu, ingatan saya terbang ke masa kanak-kanak dulu. Bagaimana Ibu berusaha memberikan yang terbaik buat saya. Ibu membiasakan saya dan adik-adik untuk minum susu setiap hari. Susu yang dipilih ibu adalah susu bendera atau Frisian Flag. Pernah suatu hari saya terburu-buru berangkat ke sekolah, sehingga lupa meminum segelas susu yang biasa ibu sediakan di meja makan. Lalu saat jam pelajaran pertama baru dimulai tiba-tiba guru piket datang dan memanggil saya untuk keluar kelas. Olala... ternyata ibu sudah berdiri di depan kelas saya sambil memegang botol minuman yang berisi susu saya yang lupa diminum tadi. Kejadian tersebut tidak pernah bisa terlupakan, walaupun saat itu saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Semenjak kejadian luar biasa itu, saya yang selalu menyandang predikat sebagai juara kelas, menjadi ikon baru susu. Ya, bagaimana susu merupakan salah satu nutrisi penting yang dapat membantu kinerja otak menjadi lebih maksimal. Pendek kata, sehat dan cerdas karena suka minum susu. Jadi, setiap pembagian raport dulu, saya selalu dijadikan contoh anak yang rajin belajar dan suka minum susu.

Kini, saat saya sudah berstatus sebagai seorang ibu, kebiasaan baik untuk meminum susu juga saya terapkan kepada buah hati saya Khansa Nailah, selepas pemberian ASI saat usianya menginjak 2 tahun. Jika dahulu ibu saya memberikan susu bendera sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya, Saya juga ingin memberikan susu terbaik kepada Nailah dengan cara mencari berbagai informasi tentang susu untuk menambah pengetahuan saya. Sehingga saya bisa memilih susu mana yang tepat bagi Nailah. Ternyata tidak sulit, di zaman modern seperti saat ini, informasi mengalir begitu deras dan dapat diakses oleh siapa pun dan kapan pun. Saya bisa memperoleh informasi maksimal lewat internet dengan mengunjungi berbagai situs dan blog yang memberikan informasi tentang susu.

Wow... luar biasa, ternyata Ibu saya tidak salah pilih. Susu bendera yang saya konsumsi sejak kecil kini juga menjadi pilihan bagi saya untuk dikonsumsi oleh putri saya Nailah. Kandungan nutrisi susu bendera sangat lengkap. Tidak hanya itu, susu bendera yang sudah selama 90 tahun menjadi bagian dari keluarga Indonesia ini sudah begitu banyak melakukan inovasi, baik dari segi kemasan, varian rasa, dan yang terpenting adalah kandungan nutrisinya, seperti isomaltulosa.


Isomaltulosa merupakan inovasi terbaru dari susu bendera yang dapat mendukung tumbuh kembang otak anak, secara klinis mampu memberikan asupan energi lebih lama, sehingga berpengaruh positif bagi konsentrasi dan daya ingat anak. Berbeda dengan gula pasir (sukrosa), isomaltulosa adalah zat pemanis yang tidak merusak gigi dan mampu memberikan energi konstan karena tidak cepat larut di dalam tubuh, melainkan ditentukan oleh aktifitas  tubuh.

Tubuh yang sehat, gizi yang tercukupi, mampu meningkatkan kinerja kognitif anak. Nah, tidak salah juga jika dulu guru-guru saya di sekolah mengatakan bahwa saya sehat dan cerdas karena minum susu. Namun, jangan salah bahwa stimulasi yang tepat bagi anak juga merupakan hal yang penting. Stimulasi dan nutrisi yang seimbang merupakan dua faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Demikian juga kasih sayang dari orang tua, sehingga anak memperoleh model yang baik dari lingkungannya. Hal tersebut berguna dalam pembentukan karakter anak.

 Susu dan stimulasi

Saya memilih untuk memberikan susu UHT kepada Nailah. Susu bendera UHT Cool-Choco merupakan varian rasa yang disukainya. Tidak hanya rasa cokelatnya yang lezat, kandungan berbagai zat gizi esensial, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral seperti kalsium mampu menunjang nutrisi dan mendukung aktifitas sehari-hari Nailah yang sedang dalam kondisi aktif-aktifnya untuk berekplorasi terhadap lingkungan sekitar.

Dalam menikmati susu bendera UHT Cool-Choconya, tidak hanya dikonsumsi secara biasa. Namun, terkadang Nailah juga menyimpan susunya di frezeer sehingga beku seperti es krim. Susu yang beku tersebut dibuka bagian atasnya, kemudian diserut dengan menggunakan sendok bukan lagi pipet.

 Es krim susu bendera UHT Cool-Choco

Jika dahulu saat bepergian ibu biasa menyiapkan susu di dalam botol, kini Nailah bisa menikmati susunya langsung karena menggunakan kemasan higienis yang sangat praktis untuk dibawa kemana pun dan bisa diminum kapan pun.

 Persiapan susu bendera saat akan bepergian

Sungguh bahagia rasanya saat bisa memberikan nutrisi terbaik bagi anak. Tenang rasanya saat nutrisi yang berasal dari susu tersebut telah mengantongi label halal. Terima kasih susu bendera, sampai nanti tetaplah menjadi Susu Inovasi Yang Sehat dan Halal Untuk Pertumbuhan Anak.

 

6 komentar

Ummi yang kreatif... tentunya menang....

Reply

putrinya baru satu ya mba...????

Anak-anakku juga suka mengkonsumsi susu UHTnya tapi yang murni, kalau yang coklat aku membatasi konsumsinya mba. Aku belum begitu ngeh apa sih kegunaan coklat? *emak males gak sempat googling:)

Reply

banyak amat susunya.. pas tuh buat Ismail n Sidiq :D

Reply

Aamiin... Tengkiyu Pak Dedy hihihi... ^_^

Reply

Iya Mbak Sarah, baru satu ini.

saya juga batasi kok mbak, kalo untuk yang plain saya kombinasikan dengan cemilannya, biar nggak bosen, jadi harus diakali. tapi kalau yang rasa coklat gini paling seneng dia.

Tengkiyu yah udah mampir ^_^

Reply

Iya... Mbak Ela. coba kalau kita tetanggaan yah ^_*

Reply

Posting Komentar