6 Maret 2019




Bismillahirrahmanirrahim


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat Ummi...

Katanya, usia itu hanya angka. Cantik itu nggak harus putih. Iya nggak sih?. Iya dong yah. Setiap perempuan itu cantik, klo ganteng mah laki-laki. Nah, buat kita kaum hawa ini, merawat diri luar dalam itu sebagai bagian dari perwujudan rasa syukur kita, atas anugerah Allah Ta'ala. Apalagi, kebersihan itu sebagian dari iman.

So, bersih dan sehat itu kudu. Mau gimana prosesnya, itu pilihan. Yang penting, gunakan produk yang halal. Trus, kalau mau yang alami dan berbahan dasar lemon organik, Alhamdulillah saya bisa nemu produk lengkapnya di Rumah Lemon Pekanbaru. Kenapa lemon? buah asam ini punya segudang manfaat untuk kesehatan, yaitu:
  • Melancarkan pencernaan
  • Menjaga kesehatan mulut
  • Meningkatkan imunitas tubuh
  • Detoksifikasi hati
  • Mengatasi sakit tenggorokan
  • Mencegah batu ginjal
  • Meningkatkan metabolisme tubuh (cocok untuk yang ingin menjaga berat badan)
Manfaat lemon tadi, ada di produk sari lemon dari Rumah Lemon Pekanbaru. Ini tu cocok banget untuk kita yang males ribet meres-meres lemon. Tinggal tuang aja, campur dengan air putih. Mau bikin lemon tea, tinggal tuang juga. Mau memarinasi ikan, juga bisa, dll.


Sedangkan untuk kecantikan, lemon bermanfaat karena kaya akan kandungan vitamin C, Vit B, fosfor, protein, kalium, karbohidrat, dan keratin. Untuk lebih jelasnya, sahabat Ummi bisa mampir ke IG @rumahlemonpku ada buanyak banget info di sana. Produk skincare nya berupa foot soak, masker, serum. body scrub, dan essential oil.


Selain minuman kesehatan, skincare, ada produk lain berupa obat batuk dan sabun pencuci piring. Trus, kalau misalnya mau beli lemon utuhnya juga bisa lho.



Saya suka, karena nggak bikin worry. Lemonnya organik, bebas pestisida, dari kebun mereka sendiri, yang dipanen setiap hari, fresh!

5 Maret 2019



Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar sahabat Ummi?

Udah tahun 2019 Masehi yah. udah lama banget saya nggak nulis di blog ini, kurleb 5 bulanan yak. Kangeeeen buat nulis, semoga pembaca setia blog ini juga kangen yah :D

Alhamdulillah saya sehat, cuma sedang ada kesibukan lain yang memang butuh fokus untuk dikerjakan. Jadi, ada beberapa proyek menulis buku or blog,  yang terpaksa saya tunda dulu.

Yap. Ini masih berkaitan dengan dunia fotografi. Selain membuka jasa foto produk, sekarang bisa dikatakan saya mulai melebarkan sayap dan merekrut beberapa orang sebagai tim di usaha baru saya Support Media Pekanbaru. Penasaran apa itu?

Itu adalah sebuah layanan jasa, yang meyediakan berbagai layanan, terhadap kebutuhan para pengusana olhop. Biasanya, yang datang ke saya, ngga cuma urusan foto produk aja, tapi juga sering ada yang nanyain:

"Mbak, bisa desain logo nggak untuk produk saya yang lain?"

"Mbak, ini rencana saya mau cetak standing banner, bisa sekalian didesainkan nggak?"

"Mbak, saya mau ganti kemasan, sekalian tolong dibuatkan desainnya dong"

"Mbak, saya sibuk banget, nggak sempet mikir untuk konten sosmed, ada masukan nggak?"

Naaah, menjawab berbagai permintaan merekalah, saya akhirnya mendirikan Support Media Pekanbaru. Yang kalo dipikir-pikir, sok kali si Ummi ini yah. Apa kurang sibuk gitu?, katanya mau fokus di rumah ngurus keluarga, udah ada kegiatan lain berupa nulis dan motret, eh nambah yang lain lagi.

Tenang sodara-sodara. Buat yang udah lama baca blog Ummi, pasti udah paham, bagaimana saya. Hidup monoton, hanya memikirkan diri sendiri or keluarga inti aja, itu terlalu egois. Setiap orang dikasih waktu yang sama setiap harinya, 24 jam. Kalau kita diberikan kelebihan untuk bisa berbuat bagi orang lain, why not. Dengan catatan, yang menjadi prioritas tetap harus dituntaskan.


Sahabat Ummi...

Saya ingat dulu, waktu itu ada yang japri saya untuk mengendorse produk yang dijualnya. Berhubung lagi getol banget mendalami dunia fotografi, saya terima dengan senang hati. Apalagi, setelah tahu bahwa mereka baru mulai berwirausaha, setelah resign dari Pekerjaannya di Bank. Demi mencari rezeki halal dan barokah, menjauhi riba. Nyeeeees, nggak tuh. Kalaulah saya masih berada di masa "jahiliyah", saya bakal anggap dia adalah orang bodoh, nggak masuk akal. Melepaskan gaji bulanan yang pasti jumlahya, gede, bisa ada bonus gaji, tunjangan, jenjang karier, dll demi jualan yang belum tahu apa bisa melebihi gaji sebelumnya.

Ini moment yang pas banget, ketika suami saya komplain, tentang properti foto saya yang segambreng. Saat itu, saya punya olshop yang menjual berbagai properti food photography. Yang sayangnya, masih banyak saya kekep sendiri, sayang buat dijual. Padahal, cuma dipake buat motret aja. Nggak dipake di kehidupan sehari-hari.

"Ingat lho mi, itu semua bakal dihisab nanti"

DEG...

Ya, saya nggak koleksi tas, baju, or sepatu. Tapi, sebagai perempuan, ternyata nggak terlepas juga dari koleksi yang lain.

Bismillah...

Saya bilang ke suami, kalau saya mau buka jasa foto produk, biar properti foto itu bisa dimanfaatkan.

Alhamdulillah suami ijinkan. Alhamdulillah, saya berhasil mempunyai kamera, tripod, soft box, dll dari hasil motret. semua cash, tanpa kredit. Hobi motret pun  tetap tersalurkan.

Support Media Pekanbaru

Kembali ke Support Media Pekanbaru. Ijin suami turun, saya bisa menjawab kebutuhan para teman-teman olshop untuk desain, termasuk juga handling sosmed. Membuka lapangan kerja untuk orang lain, MasyaAllah Tabarakallah. Bahkan tim saya bisa ngambil KPR.

Prestasi buat saya, bisa bekerjasama dengan orang lain. Koordinasi dengan tim, disela kesibukan tugas domestik. Juga untuk menghadle foto produk. Karena, jika dibalik sebuah foto produk setidaknya ada 2 orang tim, yaitu fotografer dan food styling, tapi saya, melakukan kedua kerjaan itu seorang diri.

Sahabat Ummi...

Saya ingin berbagi
  • Jika kita bisa punya waktu luang, tidak ada salahnya memanfaatkan waktu itu untuk menekuni hobi, menemukan passion, melakukan sesuatu yang nggak hanya bermanfaat untuk diri kita sendiri, tapi juga orang lain.
  • Saat ingin menjadikan hobi or passion kita sebagai sebuah usaha, maka hal yang pertama kita lakukan adalah meluruskan niat. Apa motivasi terbesar kita untuk terjun di sana. Pastikan itu yang diridhoi Allah Ta'ala. Bagaimanapun, perkara rupiah, itu terlalu kecil jika dibandingkan dengan nilai ibadah.
  • Usaha sekecil apapun yang kita buat, kelola secara profesional, ada SOP, ada pembukuan, dan laporan lainnya. O yah, dan penting banget untuk mempekerjakan orang-orang yang punya visi dan misi yang sama dengan kia.
  • Saat kita bergelut di sebuah usaha, jangan abaikan untuk mengasah mental. Kita kelak akan berhadapan dengan berbagai jenis isi kepala. Maka, dahulukan adab yang baik. No baper-baper club. Jangan bawa urusan domestik mamak-mamak ke ranah usaha.
Untuk sementara itu dulu yah. Kalau pembaca blog ini tertarik dengan layanan yang ada di Support Media Pekanbaru, jangan sungkan, bisa mampir ke IG @smpekanbaru dan langsung chat kitah ^___^





15 September 2018



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Kali ini, saya mau bahas tentang kimchi. Udah pada tahu dong yah, ini tuh salah satu makanan sehat dari negeri Korea. Sering banget nongol di drama Korea. Ada yang pernah nyobain? gimana rasanya? doyan nggak? hahaha... banyak banget nanyanya :D


Saya dong, dulu pernah nyobain kimchi daaaaan, ngerasa aneh banget dengan rasanya. Fix, nggak doyan. Tapi, setelah saya ada motret produk kimchi Pekanbaru, dan nyicipin rasanya. Duh, kok yang ini enak banget yah. Pedes, asam, asin, gurihnya, nyampur sempurna. Apalagi aroma dan rasa bawangnya, saya syukaaaak. Maklum, pecinta bebawangan :D

Menurut saya, nggak salah kalau kimchi Pekanbaru ini best seller banget di salah satu swalayan besar di Pekanbaru. Cara mengkonsumsinya, bisa duet sama nasi, mie, sup, or dimakan gitu aja. Buat yang di Pekanbaru, bisa dapetin Kimchi Pekanbaru ini di Pasar Buah Pekanbaru atau Lucky Swalayan Mall Pekanbaru.



Sebenarnya, apa aja sih manfaat mengkonsumsi Kimchi:

  • Menurunkan kadar kolesterol, karena tinggi serat dan rendah lemak
  • Mengurangi riiko sakit jantung dan kanker, karena kaya akan vitamin A sebagai antioksidan
  • Dapat menjaga kesehatan pencernaan
  • Melawan infeksi, karena mengandung prebiotik
  • Membantu mendapatkan berat badan ideal.
Nah, but yang belum pernah cobain, bolehlah icip-icip dulu, siapa tahu nanti jadi doyan kek saya ^____^

6 September 2018



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Siapa yang doyan mangga? Samaan dong. Tapi, saya lebih suka aroma kuini, dan rasa asam manisnya. Jadi, sesekali nggak ada salahnya untuk menyantap buah mangga dengan cara yang beda, yaitu dibikin asinan mangga. Yap, jadi makin kaya rasa, ada manis, asam, pedes nyatu semua di lidah. Cara bikinnya juga gampang banget lho.

Bahan dan cara pembuatan asinan mangga:
  • 2 buah mangga mengkal dipotong-potong
  • 3 buah rawit merah, sejumput garam, 2 cm terasi. Semua dihaluskan.
  • Setelah itu, bumbu halus tadi dimasak ke dalam panci yang berisi 700 lt air, tambahkan 1 buah asam jawa, 1 sdt cuka, dan 2 sdm gula pasir.
  • Selanjutnya, setelah matang dan dingin, campuran kuah tadi dengan potongan mangga. Tambahkan perasan jeruk kasturi. Simpan di dalam wadah, masukkan ke dalam kulkas, biarkan semalam agar kuah meresap ke buah mangga. Keesokannya tinggal disantap dingin-dingin. 
Gimana sahabat Ummi... beneran gampangkan ^__^


28 Agustus 2018


Assalamu'laikum

Sahabat Ummi...

Saya mau main tebak-tebakan dulu yah.

Makanan, makanan apa yang cocok dimakan kapan pun, mau buat sarapan, makan siang, atau makan malam?

Clue nya:

Cocok disegala cuaca, mau udara lagi panas atau dingin.

Oke buat makan sendiri, maupun rame-rame

Favoritnya usia berapa pun, baik tua maupun muda

Makanan kesukaan disegala status sosial, baik miskin maupun kaya

Hayooooo... kira-kira apa?

Saya tambahin deh clue nya, makanan ini termasuk The Best Food in CNN's World's 50 Best Food tahun 2018. Sama hitsnya dengan rendang lho.

Apa? Coba diulang lagi?

Iyaaaaak betuuul, nasi goreng!. Tebak-tebakan yang garing gampang bangetkan hahaha... :D

Iya dong, siapa yang nggak tahu dengan makanan yang satu ini. Saya pribadi, jaman belum pinter masak (yah sekarang juga belum pinter banget sih) ini menu andalan banget deh buat disajikan ke suami. Kalau bikin nasi goreng, langsung dibikin komplit, ada karbo, protein, dan sayuran. Jadi, mempersingkat waktu di dapur, padahal yah karena kemampuan memasak yang kala itu masih terbatas :D

Sejarah Nasi Goreng

Nah, kalau ngebahas tentang nasi goreng, udah pada tahu belum sih sejarah asal usul nasi goreng ini?, ada yang penasaran nggak?. Buat yang doyan kulineran seperti saya, mengetahui ragam kuliner di Indonesia, menyicipinya, beserta paham akan sejarahnya, merupakan keasyikan tersendiri. Nggak cuma lidah dan perut saja yang menikmati, tapi juga isi kepala jadi nambah, makanan bagi jiwa. Yap, bertambah pengetahuan.

Dulu, sewaktu kecil, saya ingat banget saat Ibuk memasak nasi goreng untuk sarapan kami. Itu artinya, ada nasi sisa semalam. Lho kok bisa? Iya, karena jaman dulu belum pakai rice cooker. Nasi dingin tersebut, dimasak kembali dengan cara digoreng, cukup siapkan sedikit minyak goreng yang digunakan untuk menumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, lalu telur sambil diorak-arik, terakhir nasi, tambahkan garam halus secukupnya. Jadi deh.


Ternyata oh ternyata, asal usul nasi goreng juga nggak jauh-jauh dari itu. Menurut artikel yang saya baca di Damn I love Indonesia, nasi goreng merupakan makanan tradisional Tionghoa yang udah ada sejak 1400 SM. Munculnya nasi goreng ini, karena kebiasaan mereka yang nggak suka memakan makanan dingin, dan supaya makanan itu nggak terbuang. Jadi, kalau ada nasi dingin, diolah lagi agar bisa disantap kembali panas-panas.

Bahan utama nasi goreng adalah, nasi, minyak, dan garam. Adapun bumbu-bumbu dan campuran lainnya, biasanya disesuaikan dengan apa yang ada di daerah tersebut. Nggak heran kalau kita bisa menemukan berbagai jenis nasi goreng, ada nasi goreng seafood, nasi goreng ayam, nasi goreng bakso, nasi goreng ikan asin, nasi goreng kari, nasi goreng kencur, nasi goreng cakalang, dll.


Trus, gimana ceritanya nasi goreng bisa sampai ke Indonesia?, konon katanya dimulai pada abad ke 10 sejak era kerajaan Sriwijaya dan mulai intensif pada abad ke 15 di masa kerajaan Majapahit. Dibawa oleh imigran Tiongkok yang menetap di nusantara yang tentunya juga membawa budaya dan masakan mereka, lalu membaur deh.

Wah, ternyata gitu yah sejarahnya. Udah "tua" juga yah si nasi goreng ini. Trus, pada tahu nggak sejak kapan nasi goreng ada di kotamu? hahaha... sepertinya ini pertanyaan yang cukup sulit yah. Saya pribadi aja nggak bisa jawab. Tahunya, nasi goreng itu salah satu masakan favorit buatan Ibuk. Lalu, seiring waktu berjalan, mulai banyak sekali para penjual nasi goreng. Mulai dari pedagang kuliner kaki lima, sampai restoran ternama, juga menyajikan menu nasi goreng. Tentunya dengan keunikan masing-masing.

Desa Nasi Pekanbaru

Di Pekanbaru sendiri, ada salah satu tempat kuliner yang bernama Desa Nasi. Menu yang disajikan adalah aneka olahan nasi goreng. Tempat kuliner ini ada sejak pertengahan januari 2017 (soft opening tanggal 11 Januari 2017 dan grand opening tanggal 17 Januari 2017). Di Desa Nasi, ada 2 jenis nasi goreng, nasi goreng merah (menggunakan cabe merah) dan nasi goreng hitam (menggunakan tinta cumi). Ada berbagai pilihan nasi goreng, seperti nasi goreng original, petai, seafood, baso sosis, hati ampela, juga baso dan ayam suir.


Nasi goreng disajikan komplit dengan sayuran mentah seperti selada, irisan timun, dan irisan tomat. Disediakan juga sebuah wadah berisi acar, sebagai pelengkap. Jika ingin ada tambahan, tersedia juga pilihan ekstra, untuk telur dadar barendo, telur ceplok, teri dan petai, atau kerupuk. Sedangkan untuk minumannya, ada kopi, kopi susu, teh manis, teh susu, teh tawar, atau es kosong.

Saat itu, jam 5 sore saya berkunjung ke Desa Nasi, bertepatan dengan jam dibukanya Desa Nasi, yang akan buka hingga jam 12 malam (Rabu off). Maklum, lagi program makan malam sebelum jam 6 hahaha... Saya memilih memesan nasi goreng merah dengan baso dan ayam suir. Katanya, ini adalah nasi goreng favorit di sini. Saya juga meminta untuk menambahkan telor ceplok setengah matang. Tak lupa juga segelas es manis.


Setelah pesanan saya sampai di meja, saya langung menambahkan acar yang banyak. Nasi goreng pesanan saya jadi makin mantep rasanya. Nasi yang digunakan "berderai" nggak terlalu lembek dan nggak terlalu keras, pas. Bumbu yang digunakan fresh, demikian juga dengan sayurannya. Kerupuknya juga enak, daaaaan telur ceplok setengah matengnya pas banget, meleleh sempurna. Apalagi sambil nyeruput teh manis dingin yang cocok banget buat membasahi tenggorokan di udara Pekanbaru yang cetar panasnya. Disajikan di piring dan gelas yang terbuat dari enamel. Kesannya jadul, antik, dan unik. Berasa makan nasi goreng di rumah nenek nun di kampung sana :D

Gimana dengan harganya?

Nasi goreng baso dan ayam suir Rp. 15.000
Telur ceplok Rp. 3.000
Teh Manis Rp. 5.000

Total: Rp. 23.000

Terjangkau bangetkan buat segala kalangan. Porsinya banyak lho. Teh manisnya juga segelas gede. Buat saya, bikin kenyang maksimal :D
Nah, kalau teman-teman ke Pekanbaru, jangan lupa yang untuk mampir ke sini buat icip-icip nasi goreng di Desa Nasi, yang terletak di jalan Ikhlas, Labuh Baru Timur, Payung Sekaki. Tepatya di seberang Giant jalan Tuanku Tambusai, masuk jalan Ikhlas kurang lebih 500 meter, di sebelh kiri. Tempatnya bernuansa hijau kuning, dengan lahan parkir yang cukup luas.







14 Agustus 2018

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Biasanya, kita konsumsi kurma dimakan gitu aja, dalam jumlah ganjil (sesuai sunnah Rasulullah). Buah yang populer banget di saat bulan Ramadhan ini, bagus banget lho kalau kita konsumsi tiap hari. Cara konsumsinya juga bisa divariasikan. Bisa dibuat jadi gulai kurma, susu kurma, puding kurma, cake kurma, infus water kurma, dll. Tergantung kreativitas. Kali ini, saya mau share resep yang gampang banget, yaitu infus water kurma.

Cara membuatnya super mudah, tinggal ambil beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil, ke dalam segelas air, lalu diamkan selama 8-12 jam. Setelah itu, air rendaman bisa segera diminum dan kurmanya yang telah lembut bisa langsung dimakan. Biasanya, saya diamkan di dalam kulkas. Jadi, diminum dalam kondisi dingin. MasyaAllah segeeeeer banget. Tapi, ada yang harus diingat, jangan minum rendaman kurma ini lebih dari 3 hari, karena bisa terjadi fermentasi.

Manfaat Infus Water Kurma

Ada manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi infus water kurma, yaitu:
  1. Memberikan dan memulihkan tenaga
  2. Menghilangkan kolesterol jahat
  3. Pemberi zat besi
  4. Kaya akan potassium (kalium)


2 Juli 2018

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Happy Eid Mubarak 1439 H yaaa... Mohon maaf lahir batin, kali aja ada tulisan saya yang menyakiti pembaca blog ini :)

Maklum, baru bisa nulis sekarang nih. Padahal lebaran ini nggak ada ke luar kota. Cuma, qadarullah bocah-bocah shalihah di rumah, udah kek estafet sakitnya. Daya tahan tubuh lagi pada turun, jadi gampang banget tertular penyakit, terutama batpil. Sedih jugaaaa sih, Mbak Nai sakit, jadi planning jalan-jalan dalam kotanya banyak yang nggak tercapai. Giliran Mbak Nai sehat, eh adek Khai yang sakit. Oke deh, yang penting si Ummi sehat, jadi bisa ngurus bocah-bocah. Walaupun Ummi kurang tidur, makan nastar sama kastengelnya nggak hilang selera, jadi nggak ada cerita itu timbangan geser ke kiri. lol :D

Gimana dengan sahabat Ummi...

Pada mudikkah?, kalau saya nggak. Lahir dan besar di Pekanbaru, begitu juga dengan suami. Jadi, keluarga banyak di Pekanbaru. Tapi tetap seru kok, selalu ada cerita baru. Cerita apa? yah macem-macem, selain ada anggota keluarga yang berpulang, juga ada anggota keluarga yang baru. Tiap lebaran, kembali merefresh ingatan anak-anak dengan keluarga besar. Soalnya nggak bisa sering-sering ngumpul juga. Jangankan anak-anak, wong Umminya aja masih sering lupa nama-nama anggota keluarga, saking keluarga besaaar banget :D

Yang paling epic menurut saya, tahun ini saya resmi punya cucu hahaha... Iyaaa di usia 32 tahun. Soalnya suami anak bungsu, sedangkan saya anak sulung. Nah, kakak suami yang pertama udah punya cucu, otomatis cucu kami juga. Trus, yang gini nih yang seru, gimana ngenalkan silsilah keluarga ke Nai dan Khai. O yah, yang menurut saya juga spesial, tahun ini nggak ada jenis pertanyaan kapan nambah momongan, supaya dapet anak cowok, or masalah badan yang semakin subur makmur hahaha...
Barangkali udah pada melek kali yah. Bahwa pertanyaan or pernyataan sejenis itu, udah basi banget. Masih banyak obrolan lain yang lebih berfaedah, dipertemuan yang bisa dikatakan sekali setahun ini.

Eh... eh... tapi ada hal lain, saya masih nemu lho ada ortu yang bilang ke anaknya, minta salam tempel gitu. Buat yang punya FB, udah pernah baca belum tulisan yang viral, tentang salam tempel. Saya pribadi, nggak pernah mengajarkan anak-anak untuk meminta or berharap mendapatkan salam tempel. Kalau ada yang ngasih, diterima, rejekinya anak-anak. Sambil dijelaskan, bahwa si pemberi ingin berbagi kebahagiaan lebaran dengan anak-anak. Tapi, ditegaskan bahwa nggak semua orang berbagi kebahagiaan dengan memberikan salam tempel. Ada yang dalam bentuk menyuguhkan kue-kue dan minuman.

Sahabat Ummi...

Semoga kita masih Allah Ta'ala beri usia untuk bertemu dengan Ramadhan dan lebaran tahun depan yah. Aamiin... Allahumma... aamiin... ^____^