Just Cake, Oleh-oleh Kekinian Pekanbaru

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Saat berkunjung ke suatu daerah, biasanya kita akan membawa buah tangan alias oleh-oleh. Buat yang update dengan info terkini, tentunya udah tahu dong kalau saat ini di beberapa daerah udah ada istilah oleh-oleh kekinian. Oleh-oleh berupa cake para artis. Nah, di Pekanbaru ada juga lho. Adalah Melly Goeslow, seorang penyanyi dan pencipta lagu ngetop di Indonesia yang pada 21 Juli lalu mengadakan meet and great dalam rangka launching toko kuenya, yang diberi nama Just Cake.



Saya adalah 1 dari 10 orang yang datang mewakili grup fotografi Kompakers Pekanbaru. Kami, dapat langsung melihat varians cakenya dan jeprat-jepret tentunya. Cake cantik berwarna-warni atau dikenal dengan bolu gulung rainbow ini, sesuai banget deh dengan karakter seorang Melly Goeslow yang biasa tampil di televisi dengan full colours, cerah ceria.




Ada 5 varians rasa yang ditawarkan, yaitu cake dengan filling keju, blueberry, caramel, durian, dan coklat. Untuk rasa, perpaduan cake yang moist dengan filling premium, juara banget. Apalagi, pas acara para undangan dan yang hadir lainnya bisa ikut mencicipi cake ini, langsung diberikan oleh Melly Goeslow.



Buat yang ingin mencicipi atau menjadikan Just Cake ini sebagai oleh-oleh, bisa langsung datang ke jalan Gatot Soebroto no. 47 Pekanbaru yah. Dijamin buat tebayang!


Cantik Bersama Lathifa Beauty Clinic Pekanbaru



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Sebagai seorang perempuan, tentunya identik dengan perawatan kecantikan. Minimal, rajin cuci muka walaupun pakai air biasa. Itu yang paling sederhana, sampai yang punya budget luar biasa setiap bulannya untuk perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Nggak ada yang salah, selama perawatan yang dilakukan tetap dalam koridor agama. Apalagi kalau bertujuan untuk menyenangkan hati suami tercinta *eaaaaaaa

Di Pekanbaru sendiri, menemukan salon atau klinik kecantikan tidaklah sulit. Hampir di setiap jalan utama, bisa kita temukan. Bahkan, kita bisa menyesuaikan dengan isi dompet. Nah, waktu itu saya diundang dalam acara grand opening sebuah klinik kecantikan yang bernama Lathifa Beauty Clinic pada 24 Mei 2017. Klinik milik seorang dokter bernama dokter Ucha Athirah. Bersama teman-teman blogger Pekanbaru, saya melihat-lihat klinik ini. Klinik berlantai 3 ini interiornya bagus banget, fasilitasnya oke, standar dokter lah yah. Treatment yang ditawarkan juga banyak banget.





Nah, saya udah coba salah satu treatmentnya yaitu Facial acne dengan Photodynamic Therapy (PDT). Kenapa treatment itu? karena wajah saya bruntusan, muncul jerawat halus kecil-kecil. Nggak heran sih yah, pas lebaran kan bareng keluarga pergi liburan keliling Sumatera Barat. Udah capek wara-wiri, males banget buat bersihin muka sebelum tidur. Ketemu bantal, udah langsung melayang ke alam mimpi :D

Haduuuuh... pokoknya, selama treatment, rasanya enak banget, rileks. Saya malah nggak ngeh gimana proses rincinya. Pokoknya me time yang menyenangkan banget. Otot wajah yang biasa ekstra keras karena kebanyakan ngomel *eh jadi nggak tegang lagi :D






Produk skin care yang digunakan selama treatment, tentunya produk Lathifa. Selain enak di kulit, aromanya juga soft, sukaaaa. Untuk Photodynamic Therapy (PDT), ini pertama kali saya mencobanya. Jadi, ada alat berbentuk topeng wajah, dengan sinar biru, terasa agak hangat di kulit wajah. Sampai-sampai saya hampir ketiduran :D

Jadi, kata therapisnya, PDT itu adalah treatment yang efektif banget untuk mengontrol jerawat, dan juga menstimulasi produksi kolagen pada jaringan kulit. Photodynamic therapy ini ngebantu therapy jerawat membandel yang sulit ditangani dengan menggunakan pengobatan topikal aja. Dengan menggunakan cahaya berpanjang gelombang 450-495 nm, Photodynamic Therapy menargetkan kelenjar minyak (sebum) dan bakteri penyebab jerawat. Jadi, bakal ada penurunan produksi minyak pada wajah serta penyembuhan lesi jerawat yang lebih cepat setelah menerima perawatan ini. Berdasarkan hasil penelitian, iradiasi koloni P. acnes di laboratorium oleh sinar biru mengakibatkan terbentuknya singlet oksigen yang menuntun kepada terjadinya kerusakan pada bakteri. Interaksi inilah yang menyebabkan perawatan ini dinamakan Photodynamic Therapy dan menggunakan sinar berwarna biru.






Trus, pada panjang gelombang 620-750 nm, Photodynamic Therapy bakal merangsang produksi kolagen bawah kulit dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Kulit jadinya terasa lebih kenyal dan tampak lebih muda. Pemilihan panjang gelombang akan disesuaikan dengan kebutuhan kulit kita. Treatment ini nggak ada efek sampingnya, muka kita biasa aja, nggak jadi merah-merah gitu. Cuma disarankan, setelah melakukan perawatan ini, jangan berjemur di bawah sinar matahari langsung. O yah, durasi treatment ini kurleb 2 jam. Berapa biayanya? sebesar Rp. 325.000 saja.


Sahabat Ummi...

Buat yang di Pekanbaru dan pengen cobain berbagai treatment di Lathifa Beauty Clinic ini, bisa follow instagramnya Lathifa, buat ceki-ceki promonya yah.



Lathifa Beauty Clinic

076134535


Jl. Tuanku Tambusai 59 Pekanbaru


Periksa Mata di Rumah Sakit Mata SMEC Pekanbaru



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Bulan lalu, hanya 1 postingan yang bisa saya post di blog ini. Lagi sibuk? Nggak juga, memang ada kegiatan lain sih. Tapi, kendalanya lebih kepada gangguan mata yang sempat saya alami. Jadi, waktu itu, entah mengapa mata saya sensitif banget dengan cahaya terang, cahaya matahari, lampu, layar laptop or HP. Belum lagi kalau dalam kondisi terkena angin, mata rasanya periiiiiih banget. Air mata bisa keluar terus. Jelas ganggu banget kan yah. Ntar dikirain saya jadi korban KDRT gitu, nangis mulu :D *lol


Tempat kacamata, di depan pintu masuk

Nah, akhirnya saya pun memeriksakan kondisi mata saya di Rumah Sakit Mata SMEC Pekanbaru. Kenapa di sana?, terus terang ini baru pertama kali sih ke sana. Saya memilih di sana, karena ini adalah rumah sakit khusus untuk mata. Jadi, pengen tahu gimana penangan di sana.


Suasana tempat pendaftaran

Si Abi, call ke SMEC untuk melakukan pendaftaran. Pas banget hari itu adalah jadwal praktek dr. Nur Chaironica, Sp.M dan kami bisa hadir ba'da maghrib. Sekitar jam 7 malam gitu. Sampai di sana, langsung ke meja pendaftaran, dapat kartu pasien. Lalu, dilakukan pemeriksaan mata di ruangan refraksi, sebelum saya di periksa di ruangan dokter. Nggak tahu apa nama alatnya, yang jelas ini sekalian dites kondisi mata saya, seperti pemeriksaan minus or plus pada mata.


Pemeriksaan awal sebelum
ke ruangan dokter

Setelah itu, baru menuju ke ruangan dokter Nur. Saya disambut dengan ramah oleh dokter cantik ini. Lalu, langsung dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat yang lagi-lagi saya nggak tahu itu namanya apa, yang jelas semacam alat USG kali yah, untuk melihat lebih dalam kondisi mata. Bahkan, mata saya seperti di foto gitu.

Lalu, dokter menjelaskan bahwa saya terkena radang mata atau disebut dengan keratitis. Terus terang, saya awam banget, nggak ngerti apa itu keratitis. Dokternya bilang, itu bisa terjadi karena virus. Kondisi tubuh saya sedang nggak vit, daya tahan tubuh rendah, dan akhirnya virus itu masuk. Begitulah kira-kira penjelasan dokter saat saya tanya penyebabnya. Dari mana virusnya? dokternya bilang, virus itu bisa dari mana aja, karena ada di udara. Belum lagi, kondisi mata saya yang ternyata kering. Sering fokus ke laptop atau layar HP, membuat frekuensi berkedip berkurang. Padahal, saat berkedip itulah kita melumasi mata.


Pemeriksaan oleh dokter

Apakah keratitis itu berbahaya. Dokter bilang, bisa jadi berbahaya, jika tidak cepat dan tepat dalam penanganannya. Daaaan, begitu saya sampai rumah lalu googling, ternyata serem juga. O yah, hasil googling juga, keratitis juga sering diderita oleh para pengguna softlens. Kondisi soflens yang nggak steril, atau mengucek mata dengan tangan yang kotor.

Saya diberikan resep berupa 2 macam obat tetes dan juga 1 salap yang harus dipakaikan ke mata. Dokter bilang, jauhi dulu layar laptop or HP. Jangan begadang, biar istirahatnya cukup, daya tahan tubuh jadi baik.


Brosur di RS Mata SMEC Pekanbaru

Nah, mengenai biayanya, saya membayar secara pribadi (bukan asuransi or BPJS) sebanyak Rp.294.500, dengan rincian: Biaya konsultasi dokter Rp. 95.000, pemakaian alat tonometer non contac Rp. 45.000, kartu pasien Rp. 20.000, dan Obat Rp. 134.500

Bisa dibilang, terjangkau lah yah. Alhamdulillah juga mata saya udah baikan. Ternyata, udah pernah nulis buku tentang mata (The Miracle Of Air Mata), saya bisa dibilang masih lalai juga terhadap kesehatan mata.

Sahabat Ummi...

Semoga sharing saya bermanfaat yah. Mari sama-sama kita jaga mata pemberian Allah ini dengan baik ^___^





Rumah Sakit Mata SMEC Pekanbaru
jalan. Arifin Ahmad no. 92
Telp. (0761) 565686
Fax: (0761) 565786
HP: 0812 758 1061
Email: smec_pkb@yahoo.co.id/ smec_pekanbaru@smec-group.com
web: www.rsmatasmec.com

Keseruan Smart Treasure Hunt Bersama Parenting Club di Pekanbaru


Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Menjadi Mam & Pap adalah proses belajar seumur hidup. Bener nggak? iya dong. Kita setiap saat harus belajar sabar, belajar memahami, belajar menahan ego, dll. Apalagi untuk menghadapi Si kecil, kita juga harus paham mengenai tahapan tumbuh kembangnya beserta karakternya. Beruntung, sebagai Mam & Pap yang hidup di jaman milenial ini, kita dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi parenting.

Bersyukur ada website Parenting Club. Informasi parenting yang terkumpul dalam satu wadah. Banyak sekali informasi yang berkaitan dengan tumbuh kembang Si kecil. Benar-benar membantu kita untuk lebih mengetahui berbagai pola pengasuhan, tentang nutrisi, maupun kesehatan Si kecil. Bahkan, kita juga bisa konsultasi dengan ahlinya lho via website ini.

Nah, saya lagi-lagi merasa beruntung banget saat bisa ikut salah satu kegiatan Parenting Club yang diadakan di Pekanbaru. Mengusung tema Smart Treasure Hunt, Parenting Club mengadakan event seru di 4 kota, yaitu Palembang, Pekanbaru, Makasar, dan Bali. Di Pekanbaru, event ini diadakan tanggal 6 Agustus 2017 di SKA CO EX Hotel.


Suasana registrasi

Registrasi dimulai dari jam 08.30 wib hingga pukul 10.00 wib. Di sela masa registrasi itu, nggak worry Si kecil bakal boring, karena ada banyak kegiatan seru juga yang disiapkan, selain booth buat foto-foto yang bakal dijadikan kompetisi. Setelah saya dan Si kecil registrasi, kami diberi rompi kece buat dipakai Si kecil. Makin exited dong, dan nggak sabar buat ikut kegiatan ini. Lalu, Si kecil memilih kegiatan mewarnai, sembari dimulainya event ini.





Teng! jam 10. Sebelum masuk ke arena kegiatan, Si kecil dikelompokkan dulu menjadi beberapa kelompok, sesuai dengan gelang warna yang diberikan saat registrasi. Adek Khai, masuk ke dalam tim merah. Pas di dalam, duduknya di area yang berwarna merah.



Acara lalu dibuka, kata sambutan diberikan oleh Ibu Ria dari pihak Wyeth. Beliau mengucapkan terimakasih banyak kepada Mom & Pap dan juga si kecil yang udah hadir di acara ini. Sekaligus juga menjelaskan bahwa acara ini sebagai salah satu bentuk apresiasi. Kegiatan ini akan dimulai dengan seminar parenting. Acara puncaknya, adalah kegiatan Smart Treasure Hunt itu sendiri, yaitu kegiatan sinergi antara akal, fisik, dan sosial.


Kata sambutan dari Ibu Ria

Setelah pembuka oleh Ibu Ria, langsung masuk ke seminar parenting yang menjadi pembicaranya adalah seorang ahli tumbuh kembang anak, Bapak DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K). Beliau menyampaikan tentang bagaimana tahapan tumbuh kembang anak dan perilakunya.  Jadi, Si kecil nggak akan dengan serta merta mempunyai kemampuan apapun, kalau tidak ada stimulasi yang kita berikan. Terutama di masa golden age nya, untuk membentuk struktur otak menjadi sempura. Nggak heran kalau Si kecil di rentang usia 1-3 tahun itu yang lebih menonjol adalah motoriknya.


Talkshow Parenting

Mengapa harus ada sinergi antara akal, fisik, dan sosial? karena ibarat sebuah roda, itu adalah sama-sama penggerak dari kepintaran Si kecil. Makanya, tag line nya adalah #PintarnyaBeda. Untuk mendukungnya, tentu kita harus memberikan stimulasi yang tepat lewat permainan dan memenuhi kebutuhan nutrisi terbaik bagi tubuhnya.

Wah, benar-benar ilmu yang bermanfaat banget. Nggak sekedar teori aja, Mam & Pap dan Si kecil bakal diajak untuk melakukan kegiatan stimulasi ini di 3 area, yaitu area akal, area fisik, dan area sosial. Terimakasih dokter.

Masuk ke kegiatan selanjutnya. Jreng.... jreeeeeng....! kejutan banget, saat belakang panggung terbuka. Kita bisa lihat ketiga area untuk stimulasi. Jadi, setiap tim akan bergantian untuk memasuki area tersebut. Di area akal, Si kecil diajak untuk menyusun lego, menjadi sebuah bentuk bangunan. Kerennya, lego ini berlampu. Bikin Si kecil makin semangat yah. Konon, katanya ini adalah permainan lego yang pertama kali ada di Indonesia, WOW.



Di area fisik, Si kecil diajak untuk bekerjasama membentuk sebuah bangunan dari balok-balok. Kegiatannya memang mengeksplore kemampuan fisik, karena Si kecil kudu duduk, berdiri, merunduk, dll. Ini jadi spot favoritnya adek Khai.



Selanjutnya di area sosial, ada kegiatan story telling. Serunya lagi, Si kecil juga diajak untuk mengikuti berbagai ekspresi tokoh yang ada di cerita, seperti saat si tokoh sedih, menangis, terkejut, atau tertawa. Jadi, Si kecil bisa mengerti tentang berbagai jenis ekspresi.



Terakhir, di panggung sinergi, Si kecil diajak untuk menari dan mengikuti instruksi. Terlihat jelas bagaimana kemampuan Si kecil dalam mengikuti instruksi, bergerak, dan berinteraksi dengan sesama. Sebagai manisfestasi dari sinergi akal, fisik, dan sosialnya tadi.



O yah, setiap selesai dari satui area, Si kecil bakal dapet patch ikon buat ditempel di rompinya. Pokoke, kegiatannya seruuuuu banget. Bahkan, pengen waktunya lebih lama lagi hahaha... :D


Patch Ikon

Sebelum kegiatan ditutup, ada pengumuman pemenang lomba foto lho. Foto yang pada hari itu diupload di sosmed seperti Intagram, Facebook, atau Twitter, dikompetisikan. 5 orang yang beruntung bakal dapet voucher sebesar 500.000 rupiah. Selamat buat yang terpilih! :D



Selesai acara, kami mengambil makan siang, sertifikat, dan juga hamper unik yang berbentuk kotak harta karun!. Isinya, makanan ringan favorit Si Kecil. Ah... senang banget deh hari ini. Mam & Pap jadi tahu tentang kepintaran Si Kecil. Biar selalu update tentang ilmu parenting, yuuuuk Mam & Pap ikutan gabung bersama Parenting Club, registrasi di sini. Terimakasih buat Parenting Club dan Wyeth, kami tunggu event seru lainnya tahun depan. ^___^









Roti Jala Kari Ayam Khas Melayu Riau So Good Ayam Potong



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Masih di bulan syawal yah, ada nggak sih yang masih terkenang-kenang dengan hidangan lebaran pertama kemaren?. Atau jangan-jangan masih sering bikin nih, misalnya soto ayam, opor ayam, rendang, dll. Duh... mendadak laper kalau nulis ginian hahaha... :D

Nah, kali ini saya mau berbagi resep salah satu hidangan lebaran khas melayu Riau. Namanya roti jala. Biasanya, roti jala bisa disajikan dengan cita rasa gurih dan juga manis. Gurihnya, kalau kita menggunakan kari, sedangkan manis dengan menggunakan kuah santan gula merah yang juga bisa dikombinasikan dengan durian.

Mau disajikan dua-duanya saat lebaran, oke aja. Kami sekeluarga pada doyan. Tapi, roti jala kari ayam itu pas banget disantap pagi-pagi sebelum kita berangkat shalat Ied. Makan terlebih dahulu sebelum shalat Ied adalah salah satu sunnah.

Trus, bisa nggak sih karinya dibuat selain pakai ayam?. Tentu aja bisa, kalau doyan kambing, bisa kita buat kari kambing. Tapi, karena di rumah lebih doyan ayam, jadi saya bikinnya yang kari ayam. Apalagi nih yah, saya pakainya So Good ayam potong.

Buat yang belum tahu, biasanya So Good itu identik dengan makanan olahan beku seperti nuget, sosis, bakso, pangsit, dll. Seperti resep kreasi So Good siap pakai saya di sini saat Ramadhan lalu. Tapi, sekarang udah ada So Good ayam potong loh. Ayam potong segar yang siap olah!. Nggak diragukan lagi dong yah kualitas dari produk So Good, yang selalu memadukan bahan berkualitas, keahlian, dan juga teknologi yang modern, dengan kontrol kualitas yang ketat.

Masih ragu?

Ini yah saya jabarkan 8 alasan kenapa saya menggunakan So Good ayam potong, yaitu:
  1. Ayamnya berasal dari peternakan modern milik sendiri. Jadi, jelas terjaga banget kualitasnya.
  2. Ayamnya, melalui pembiakan selektif (selective breeding).
  3. Ayamnya dikembangkan dan diseleksi untuk mencapai pertumbuhan yang efisien, menghasilkan daging lebih banyak, nggak mudah sakit.
  4. Ayamnya nggak disuntik hormon.
  5. Ayamnya dipotong di rumah potong ayam bersertifikasi NKF.
  6. Prosesnya berlangsung secara halal, dari awal hingga akhir.
  7. Menggunakan teknologi pembekuan canggih IQF (individually quick frozen), teknologi yang dapat mengunci 4 kualitas ayam segar, yaitu SEGAR, GIZI, RASA, dan BERSIH.
  8. Praktis, tinggal olah tanpa perlu diptong atau dicuci. Ayamnya juga nggak lengket antara satu dengan yang lainnya.
Tuh kan, ini salah satu produk yang bikin Emak-emak makin happy saat melakukan proses masak-memasak. Emang So Good keceeee banget, ngerti banget dengan kebutuhan kita. Tinggal pilih, mau So Good paha dan dada ayam, So Good ayam utuh 10 potong, atau So Good daging sup ayam.


http://dapursogood.id

Sahabat Ummi...

Udah pada penasaran dong dengan resep roti jala dan kari ayamnya. Tenaaaaang... saya bakal kasih lengkap bahan dan cara pembuatannya.

Bahan:

Roti Jala


  1. Tepung terigu 250 gr di ayak
  2. Santan kental dari 1/2 butir kelapa sebanyak 150 ml
  3. Telur ayam 1 butir
  4. Garam 1/2 sdt
Kari ayam

  1. Dada ayam dipotong-potong dadu sebesar 2 cm, sebanyak 300 gr
  2. Santan kental dari 2 butir kelapa sebanyak 1500 ml
  3. Kayu manis 5 cm
  4. Daun kari 2 lembar
  5. Garam 1 sdt
  6. Gula 1/2 sdt
  7. Minyak makan untuk menumis sebanyak 3 sdm
Bumbu kari yang dihaluskan
  1. Cabe besar sebanyak 3 buah
  2. Bawang merah 8 butir
  3. Bawang putih 5 siung
  4. Kapulaga 4 butir
  5. Kunyit 3 cm
  6. Jahe 3 cm
  7. Lengkuas 2 cm
  8. Jintan 2 sdt
  9. Ketumbar 3 sdt
  10. Adas 1 sdt
Cara Membuatnya:

Roti Jala

  1. Masukkan semua bahan ke dalam wadah
  2. Aduk hingga semua tercampur rata
  3. Panaskan teflon, olesi mentega, dan bentuk adonan dengan cetakan roti jala. Kalau nggak punya cetakan, bisa menggunakan plastk segitiga, lalu lobangi ujungnya. Bentuk seperti jala, lalu gulung atau lipat segitiga.


Kuah Kari Ayam
  1. Panaskan wajan, masukkan minya goreng. Lalu, tumis bumbu halus, kayu manis, dan daun kari, hingga harum
  2. Masukkan ayam, garam, dan gula. Tumis
  3. Lalu, masukkan santan. Masak hingga matang. Setelah matang, matikan kompor, kari siap disajikan dengan roti jala.



Gimana? Gampang banget kan. Roti jala kuah kari bisa menjadi salah satu alternatif hidangan di hari lebaran. Jadi, nggak perlu jauh-jauh ke tanah melayu sini, Sahabat Ummi bisa menyajikannya sendiri di rumah.




Sahabat Ummi...

Punya resep andalan atau khas daerah yang berbahan dasar ayam?, boleh dong ikutan berbagi resep juga. Pakai So Good Ayam potong dong tentunya. Selain bisa menginspirasi, juga bisa dapet hadiah lho! karena ini dilombakan. Hadiahnya banyaaaak, saya mupeng banget dengan kamera mirrorless, kebayang deh gimana asyiknya jeprat-jepret makanan pakai kamera itu, selama ini cuma pakai HP hihihi....

Info lengkapnya ada di sini. Buruan ikutan yaaaa :D

Bebas Anyang-anyangan dengan Ekstrak Buah Cranberry Dari Uricran



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Sewaktu liburan lebaran kemarin, saya dan keluarga jalan-jalan ke Sumatera Barat. Kami mengunjungi beberapa destinasi wisata populer di sana, seperti Jam Gadang, pantai Padang, pantai Carocok, dan istana Pagaruyung. Domisili saya di Pekanbaru, jadi perjalanan kami tempuh lewat jalur darat. Nah, dulu saya paling ogah nih menggunakan moda transportasi inih. Pengennya pakai yang cepat sampai ke tujuan aja deh. Itu karena, saya sering bolak-balik ke toilet. Kebayangkan repotnya, harus sering berhenti buat nyari toilet.

Rasanya sungguh nggak nyaman banget. Akhirnya saya googling deh buat nyari informasi, eh ternyata masalah saya itu disebut dengan anyang-anyangan, yaitu suatu kondisi pas sedikit-sedikit, sering, dan disertai rasa sakit saat buang air kecil. Hayoooo ada yang pernah ngerasain juga nggak? Untung saya cepet cari tahu. Kalau sampai abai, efeknya bisa berkembang menjadi infeksi saluran kemih. Risiko terburuknya, bisa menyebabkan kerusakan ginjal, karena infeksi ginjal akut atau kronis, terutama nih pada anak-anak.



Pas tahu bahwa perempuan memiliki risiko terkena anyang-anyangan mencapai 50% sepanjang hidupnya. Bahkan bisa berulang kali hingga bertahun-tahun. Saya panik, duh, jangan sampai deh yah. Tentu saya harus segera mencari solusinya. Daaaan ternyata, banyak usaha preventif yang bisa di lakukan, seperti dengan menjaga kebersihan daerah kemaluan. Cara membersihkannya harus benar, dari depan ke belakang. Kita juga harus rajin mengganti pakaian dalam, jangan sampai lembab. Selain itu, gunakan pakaian yang nyaman, nggak ketat. Kita juga harus memperbanyak minum air putih.

Itu aja cukup?

Ternyata ada cara yang lebih efektif, yaitu dengan mengkonsumsi buah cranberry, yang ternyata sejak dahulu kalanya udah digunakan dalam pengobatan, seperti mencegah sariawan, meningkatkan sistem imun tubuh, dan anti oksidan.  Gimana nggak, buah yang tergolong dalam tanaman semak atau tanaman liar ini, punya kandungan yang beragam dan bermanfaat, seperti: kadar vitamin C yang tinggi, serat makanan, mineral, flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin, serta senyawa fitokimia yang merupakan salah satu sumber anti oksidan polifenol, baik bagi jantung dan dapat mencegah kanker.

Pada tahun 2004, tepatnya di bulan april, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengijinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai anti bakteri. Sehingga dapat menjaga kesehatan saluran kencing. Berdasarkan hasil uji klinis, karena di dalamnya mengandung proantocyanidin yang fungsinya untuk mencegah, dan menangkap bakteri E-Coli yang menempel pada dinding sel epitel saluran kemih, dan membuangnya bersama air kecil.




Masalahnya, di Indonesia buah ini sulit untuk ditemukan. Tapi untungnya ada ekstrak buah cranberry dengan rasa yang enak, praktis tinggal seduh, yaitu Prive Uri-can. Jadi, ada 2 macam, yaitu Prive Uri-can yang berbentuk kapsul, dan Prive Uri-can plus, yang nggak hanya mengandung ekstrak buah cranberry, tapi juga 60 mg vit C, 0,1 mg bifidobacterium bifidum.




Alhamdulillah... masalah anyang-anyangan bisa teratasi. Jadi, saya nggak pernah khawatir lagi kalau jalan-jalan jauh lewat jalur darat. Buat yang punya masalah yang sama, cobain uricran yuk.



Suatu Hari di Istana Pagaruyung



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Seperti yang udah saya katakan di postingan sebelumnya, setelah jalan-jalan ke pantai Padang, pantai Carocok, bahwa tujuan jalan-jalan kami selanjutnya adalah istana Pagaruyung di Batusangkar. Kurang lebih 2 jam kami sampai ke lokasi, perjalanan dari Bukit Tinggi. Lokasi Istana Pagaruyung ini berada di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Ini pertama kalinya saya ke Istana Pagaruyung yang disebut juga dengan istano basa, yang artinya istana besar.



Ada kisah menarik dari istana ini, yaitu pernah mengalami beberapa kali kebakaran, terakhir pada tahun 2007, akibat disambar petir. Sekitar 35% benda-benda bersejarah dan dokumen dan koleksi istana Pagaruyung lainnya nggak dapat diselamatkan. Pembangunan kembali istana ini juga memakan waktu sekitar 5 tahun, dengan menelan biaya 19,7 M.




Jadi, selain istana ada beberapa bangunan lain di lokasi ini, yaitu diantaranya adalah Tabuah Larangan yang berjumlah dua buah. Tabuah pertama bernama Gaga Di Bumi yang dibunyikan kalau terdapat peristiwa yang besar seperti bencana alam, kebakaran, tanah longsor, dll. Tabuah kedua bernama Mambang Diawan yang dibunyikan khusus untuk memanggil Basa Nan Ampek Balai (Dewan Empat Menteri) yaitu Tuan Titah di Sungai Tarab, Tuan Kadi di Padang Ganting, Tuan Indomo di Saruaso, Tuan Mankudun di Sumanik, Tuan gadang di Batipuh serta Tigo Selo (Raja Alam, Raja Adat, Raja Ibadat) untuk mengadakan rapat.




Sahabat Ummi...

Untuk dapat masuk ke area istana Pagaruyung ini, kita harus membeli tiket dulu. Orang dewasa dikenakan biaya sebesar 7.000 rupiah, sedangkan anak-anak sebesar 5.000 rupiah. Memasuki halaman depan, ada banyak badut yang siap untuk diajak foto-foto, termasuk para tukang foto kelilingnya. Nggak cuma itu, di sana tersedia banyak permainan anak-anak, seperti becak kecil, kereta keliling, naik kuda, menangkap ikan, dll. Jadi, jangan khawatir anak bakal bosen pas di sana. Buktinya, saat saya tengah asyik menjelajah istana ini, anak-anak juga asyik main di luar plus jajan, karena banyak banget orang yang berjualan di sekitar sana hahaha... :D




Untuk masuk ke istana, kita diminta untuk melepaskan alas kaki. Daaaan... yang menjadi perhatian saya pertama kalinya tentu detil arsitekturnya yang cakeeeeep banget. Ukiran khasnya begitu indah. Barang-barang peninggalannya, ada senjata, perkakas pertanian, perkakas rumah tangga baik yang terbuat dari kuningan maupun keramik, dan ada juga pakaian adat. Jumlahnya nggak banyak sih yah, karena 65% habis terbakar.




Istana Pagaruyung ini terdiri dari 3 lantai. Lantai 1 disebut dengan anjuang rajo babandiang. Sedangkan lantai 2 disebut anjuang paranginan, dan lantai 3 disebut mahligai. Walaupun deg-deg an pas menaiki tangganya yang berderik saat diinjak, saya tetap memberanikan diri untuk menjelajahi istana ini hingga ke lantai 3. Nggak sia-sia, selain bisa tahu semua isi istana, saya juga bisa menikmati pemandangan sekitar istana diketinggian, tampak lebih indah tentunya.

 Dari jendela depan lantai 3

Dari jendela belakang lantai 3



Lantai 1






Lantai 2





Lantai 3





Selanjutnya, saya menuju ke bangunan belakang istana yang terhubung langsung dengan istana, melewati labirin yang biasa disebut selasar. Ternyata bangunan itu adalah dapur istana.





Puas melihat-lihat dan foto-foto, anak-anak juga udah main, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju Pekanbaru. Sebenarnya, pengen nyobain pakai pakaian adat Minang yang bisa disewa di sini, untuk foto-foto. Tapi, karena rame banget, kapan-kapan aja deh :D