Kulit Sehat dan Lembut Dengan Redwin Sorbolene Moisturiser

Sahabat Ummi...

Di musim pancaroba seperti sekarang ini, kita kudu makin rajin buat jaga kesehatan tubuh yah. Biar nggak gampang sakit, karena daya tahan tubuh yang menurun. Salah satu yang perlu kita jaga juga nih adalah kesehatan kulit. Kalau ada yang pernah ke Pekanbaru, tentunya tahu dong kalau di Pekanbaru ini cuacanya panas banget. Kota yang dijuluki dengan di atas dan di bawahnya minyak (kelapa sawit dan minyak bumi) ini, juga sempat ngetop dengan kasus asapnya. Jadi nggak heran, kalau kelamaan di luar rumah dan terpapar dengan panas serta debu, kulit bakal jadi kering dan kusam.

Punya anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, terutama yang paling kecil lagi senang-senangnya buat mengeksplor sekitar, nggak mungkin dong di "kurung" melulu. Melakukan kegiatan outdoor itu tentu lebih menyenangkan buat mereka. Tapi, yah gitu, walaupun mainnya cuma di halaman rumah, hawa panas di Pekanbaru ini tetap terasa, bahkan sampai matahari tenggelam. Tapi, saya nggak khawatir lagi, buat jaga kesehatan kulit kami, ada banyak banget cara yang bisa dilakukan, diantaranya:

  • Perbanyak minum air putih. Ini penting banget, agar cairan tubuh tetap terjaga, jadi kadar air dan oksigennya tetap oke. Kulit jadi lembab dan kenyal, nggak kering.
  • Menjaga asupan makanan. Ya, makanan juga bisa berpengaruh lho buat kesehatan kulit. Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan. Kandungan vitamin dan mineralnya bermanfaat banget buat kulit kita. Sebaiknya, kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula, karena dapat merusak kolagen dan elastin di dalam tubuh.
  • Tidur yang cukup. Aktivitas satu ini ternyata penting banget buat jaga kesehatan kulit, karena waktu itulah kulit akan beregenerasi. Orang yang kurang tidur, kulitnya akan cepat keriput dan kusam.
  • Lakukan perawatan rutin. Nah, untuk perawatan rutin ini, mulai dari yang sederhana, seperti rajin membasuh wajah sehabis beraktivitas di luar, sampai dengan menggunakan produk-produk yang bagus untuk menjaga kesehatan kulit.
Kalau membahas tentang produk yang bagus untuk menjaga kesehatan kulit, saya termasuk yang lebih senang menggunakan bahan-bahan yang alami. Maklum, keluarga saya termasuk yang memiliki kulit sensitif. Salah dalam memilih produk, bisa membuat aneka keluhan baru muncul. Bahan-bahan alami yang digunakan biasanya dijadikan masker atau dioles di bagian tubuh tertentu, seperti: jeruk nipis, kunyit, lidah buaya, kentang, beberapa jenis buah-buahan dan sayuran.

Sayangnya, selain agak repot dalam pembuatannya, penggunaannya pada anak-anak juga nggak kalah sulitnya. Mereka cendrung nggak nyaman kalau dipakai lama-lama di tubuh, pengennya langsung dibersihkan. Padahal, untuk hasil yang optimal, harus rutin dan didiamkan dulu beberapa saat. Sampai akhirnya, saya mencoba sebuah produk sorbolene moisturiser, Redwin.




Apa itu Sorbolene?

Sahabat, masih ada yang merasa asing dengan kata produk sorbolene? Kalau ada, jangan khawatir, saya juga hahaha... Tapi itu dulu, sekarang udah tahu dong. Sorbolene itu jenis perawatan kulit untuk seluruh tubuh yang nggak akan menyebabkan alergen. Kok bisa? karena nggak mengandung zat-zat aditif keras seperti: pewangi, pewarna, dan parabens (bahan pengawet). Jadi, aman deh dari reaksi alergi dan iritasi.

Wah kece nggak tuh, 1 produk Redwin Sorbolene Moisturiser yang bisa dipakai buat perawatan kulit seluruh tubuh, dan bisa dipakai sekeluarga, mulai dari bayi (mulai usia 0 tahun), anak-anak, dewasa, manula, ibu hamil, dan ibu menyusui. Nggak heran kalau Redwin ini merupakan produk sorbolene no. 1 di Australia!.

Kenapa Memilih Redwin?

Selain karena ini adalah produk sorbolene no. 1 di Australia, ada beberapa alasan yang membuat saya jatuh cinta dengan produk ini:

➠Redwin telah mengantongi sertifikasi halal dari The Australian Federation Of Islamic Council INC. Jadi aman deh buat kita kaum muslim, karena ini penting banget.

➠Manfaatnya buanyak banget, yaitu:

  • Untuk melembabkan dan mempertahankan kelembutan kulit dan melindungi kulit.
  • Mengatasi dan mencegah masalah-masalah kulit kering, kasar dan bersisik.
  • Mengandung vitamin E dari minyak biji gandum, yang bermanfaat sebagai anti oksidan untuk melawan radikal bebas,mencegah penuaan dini, dan meremajakan kulit.
  • Pada bayi, dapat mengatasi masalah ruam kulit bayi, ruam popok, dan kulit bayi yang kemerahan.
➠Aman, karena ini produk sorbolene. Kandungannya: Air, Gliserin, sorbitol, dan minyak biji gandum.

➠Praktis. Nggak cuma karena produk ini bisa dipakai orang 1 rumah dengan rentang usia yang berbeda dan kondisi kulit yang berbeda, tapi juga kemasannya. Praktis dan mudah banget buat dibawa kemana pun. Desainnya simple, dengan tabung berbentuk tube dan tutup yang flip top. Nggak mudah tumpah dan mudah banget buat digunakan. Anak saya yang usia 7 tahun bisa pakai sendiri.

➠Harga terjangkau. Produk kece yang all in one seperti ini ternyata terjangkau banget. Seperti yang saya gunakan, isi 100 g cuma dibandrol 85k aja lho, bahkan di online shop ada yang didiskon juga.

➠Mudah digunakan. Cukup dioleskan secara merata pada kulit. Gunakan setiap hari sehabis mandi pada kulit yang masih lembab atau setelah terpapar sinar matahari.




Pengalaman Menggunakan Redwin Sorbolene Moisturiser

1.Saya

Sehari-harinya atau saat keluar rumah, saya yang berhijab ini menggunakan Redwin Sorboline Moisturiser di area tangan sekitar jari-jari tangan. Karena, hanya bagian itu yang terpapar cahaya matahari. Jadi, Redwin sorbolene Moisturiser bermanfaat banget buat menjaga kulit bagian tersebut tetap lembab. Selain itu, bermanfaat banget buat menjaga kulit saya yang sering bersentuhan dengan aneka sabun, mulai sabun mandi, sabun pembersih piring, dan sabun pembersih pakaian. Untuk pemakaiannya,, secukupnya aja karena produk ini kental, mudah diratakan dan menyebar. Pas dipakai, awalnya berasa lengket, tapi setelah meresap, terasa lembab banget. Formulanya tahan lama lagi di kulit, nggak perlu berulang-ulang memakainya. 



Nggak cuma itu, Redwin Sorbolene Moisturiser ini juga bisa digunakan sebagai make up remover lho. Cocok banget untuk membersihkan make up minimalis yang biasa saya gunakan di rumah. Saya perlihatkan contohnya pas diaplikasikan ke tangan yah, gampang banget, tinggal diusap-usap dan bersihkan dengan tissu wajah atau kapas, beres deh.




2. Suami 

Redwin Sorbolene Moisturiser ini bisa juga digunakan sebagai krim untuk bercukur lho. Biar bercukur semakin mudah dan terhindar dari iritasi. Area kulit bekas bercukur jadi lembut dan lembab banget. 


 


3. Anak pertama (perempuan usia 7 tahun)

Mbak Nai, anak pertama saya ini kulitnya sensitif banget, terutama di cuaca panas. Di sekitar lipatan tubuhnya bakal muncul bintik-bintik merah yang terasa gatal. Setelah digaruk, meninggalkan perih, bikin nggak nyaman banget. Tapi, Alhamdulillah setelah rutin menggunakan Redwin Sorbolene Moisturiser, bintik-bintiknya menghilang. Kulit jadi sehat dan lembut.

4. Anak kedua (perempuan usia 2,5 tahun)

Sama dengan Mbaknya, Adek Khai juga punya permasalahan kulit yang sama. Tapi yang paling parah itu di bagian leher. Alhamdulillah, setelah menggunakan Redwin Sorbolene moisturiser masalahnya teratasi.


Begitulah pengalaman saya sekeluarga saat menggunakan Redwin Sorbolene moisturizer. Hanya saja, karena non parfum aromanya tercium seperti obat. Saya sih nggak masalah, cuma anak-anak aja yang sempat protes, tapi itu sebelum mereka terbiasa aja. Buat sahabat yang ingin mencoba Redwin Sarbolene Moisturiser ini, bisa didapatkan di toko-toko berikut ini:


Untuk yang mau tahu info lengkap seputar Redwin Sorbolene moisturiser bisa lihat di fan page Redwin Sorbolene Moisturiser.







Ibu Rumah Tangga Punya Cerita

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi... mulai minggu ini, setiap kamis, di blog ini bakal ada ngobrol bareng duo Ummi. Saya dan salah satu rekan duet saya di buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami yang Diremehkan Wanita, yaitu Mbak Naqiyyah Syam. Bersama dengan Ummi cantik dan energik yang memiliki 3 orang anak ini, saya akan membahas berbagai hal yang bertemakan tentang pernikahan dan keluarga. Tema berat yah, tapi tenang aja, bakal dibahas dengan santai, tanpa menggurui, karena kami juga dalam proses belajar. So, yuuuk ikutan sharing bareng kami di Ngobrol Bareng Duo Ummi.

Nah, untuk postingan pertama ini, kami sepakat bakal bahas tentang peran kami sebagai seorang Ibu Rumah Tangga. Sebuah pilihan yang kami ambil, dan bukan hendak membandingkan apakah pilihan kami lebih baik dibandingkan dengan pilihan sahabat perempuan lainnya. Sekali lagi, just sharing aja. Nah, sharing dari Mbak Naqi:




-----------------------------------------------------------------------------------------

Siang itu, saya dan sahabat saya yang saat ini tinggal di lain kota tengah ngobrol asyik via handphone. Seperti biasa, bahasannya nggak jauh-jauh dari tentang anak, masak-memasak, cucian, mainan yang berantakan, sampai motif daster hahaha... random banget yah. Bahasan remeh-temeh khas emak-emak banget, tapi bisa bikin kita ngerasa happy. Why? tentu aja itu karena ada perasaan "bahwa kita nggak sendiri" muncul. Hal sederhana yang bisa hadirkan energi baru karena kita saling support.

Saya lebih dulu menikah dibandingkan dia. Saya ingat waktu itu kami belanja bareng, dan saya hendak membeli daster sejuta umat. Dia ngomel, dan nggak bolehin saya. Dia menyarankan kalau saya lebih baik memilih baju rumahan model lain saja, asal bukan daster. Waktu itu saya menurutinya, walaupun sebel. Bisa-bisanya dia mengatur saya seperti itu, padahal suami saya nggak pernah masalahin saya pake daster. Lagipula, dia belum ngerasain gimana nyamannya dasteran saat melakukan pekerjaan domestik hahaha... Baginya, daster itu nggak banget. Tapi, sekarang semua berbalik, dia jadi pecinta daster juga.

Lain hari, saya ngobrol dengan sahabat saya yang lain, lagi-lagi via handphone. Obrolan seru yang makin seru dengan iringan teriakan dan tawa anak-anak kami. Kami sibuk sharing resep yang telah kami uji di dapur masing-masing. Bahasan yang sama sekali nggak banget buat kami dulu saat masih sama-sama menuntut ilmu di bangku pendidikan formal. Masa di mana untuk membedakan antara kunyit, jahe, dan lengkus itu sulit. Yang mana merica dan ketumbar, juga bumbu-bumbu lainnya. Tapi sekarang, dengan mencicipi via ujung sendok saja, kami udah tahu bumbu apa saja yang menjadi racikan masakan tersebut. Nggak cuma itu, ngumpul dan duduk manis sambil cemal cemil dulu sering kami lakukan. Sekarang, ada berbagai camilan yang mampu kami olah sendiri dan sajikan untuk keluarga.





Kalau membahas tentang dulu dan sekarang, tentu banyak banget perbedaannya, ya nggak sih?. Ada hal-hal baru, sesuatu yang bertumbuh. Kita menjadi individu dengan dinamika hidup kita masing-masing. Kita menjalankan berbagai peran sekaligus. Menghadapi berbagai konsekuensi dari pilihan yang telah kita ambil. Kita punya penghayatan masing-masing. Perbedaan terhadap waktu yang kita butuhkan untuk akhirnya bisa nyaman dengan pilihan yang telah diambil. Nggak berhenti sampai di situ, ada siklus lain tentunya, karena hidup itu dinamis.

Di hari lain, seorang teman cerita bagaimana sedihnya ia, saat berbagai kesempatan yang menurutnya sangat bagus, tak bisa ia ambil. Apakah nanti akan ada kesempatan kedua? begitu gumamnya. Padahal bisa jadi, kesempatan yang dia punya saat ini adalah suatu kesempatan yang begitu diharapkan oleh orang lain. Begitulah hidup, yang tampak indah, belum tentu lebih indah dari yang telah ada. Yang mati-matian ingin digenggam, belum tentu genggaman yang bisa dibawa mati.

Sahabat...
Mungkin ada saat kita merenung, kita membayangkan kalau saja kita berada dipilihan yang lain, dan merasa bisa lebih bahagia. Oh... come on... wherever you go, there you are. Fokuskan diri untuk lebih berdamai dengan di mana diri tengah berada saat ini, bukan berpikir sebaiknya berada di mana. Perbaikan itu harus dilakukan, bukan pengingkaran. Terkadang, hanya karena baper plus laper aja itu hihihi... Seperti kutipan berikut ini dari buku La Tahzan:

"Pernahkah kau mendengar bahwa sesungguhnya kesedihan itu dapat mengembalikan kenangan di masa lalu, dan sesungguhnya kegelisahan itu dapat membenarkan kesalahan. Maka dari itu, mengapa kau harus bersedih dan merasa gelisah?.
Hapuslah air matamu, berprasangka baik kepadaNya. Buanglah segala penderitaan dan kesedihanmu dengan mengingat segala nikmat Allah kepadamu."

Fokus untuk melakukan perbaikan diri, menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat saja, sesuai dengan prioritas dan kapasitas diri kita. Lantas, salah jika kita butuh waktu untuk diri kita sendiri? tentu aja nggak, itu penting banget. Saya pribadi, memilih menekuni hobi membaca, menulis, dan fotography. Bergabung di komunitas yang mendukung hobi saya tersebut. Sesekali ngobrol cantik dengan teman-teman, walaupun cuma via handphone aja. Itu cukup, tentu aja nggak, ada sisi spiritualitas yang butuh dicas, lewat pengajian misalnya. Kita hanyalah makhluk yang lemah, mudah goyah. Maka, mutlak untuk menyandarkan diri selalu padaNya.

Sahabat...
Bagaimana dengan dirimu saat ini? sharing yuuuk ^___^







Agen Pencegah Korupsi Itu Kita



Sahabat Ummi...

Kapan terakhir kali merasakan sensasi dag dig dug yang membuat ritme jantung menjadi lebih cepat, jemari menjadi dingin, dan ada harap-harap cemas?. Jangan bilang sering, karena pengaruh tubuh yang nggak fit. Bukan, bukan itu maksud saya. Tapi, berupa aroma kompetisi yang telah sampai pada tahap puncaknya, yaitu pengumuman pemenang. Ini kali pertama saya rasakan. Biasanya mengikuti perlombaan menulis via online dan pengumumannya juga online. Tapi untuk kali ini berbeda, lomba penulisan artikel blog yang diadakan oleh Blogger Bertuah dan KPK dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI 2016) pengumumannya dilakukan secara langsung. Bersamaan dengan penutupan rangkaian acara yang telah diadakan dari tanggal 4-15 Desember 2016.

Bertempat di salah satu panggung di lapangan Bandar Serai MTQ Pekanbaru, pengumuman pemenang lomba penulisan artikel blog diumumkan. Dari 127 peserta, ada 97 tulisan yang masuk dalam penjurian para juri. Alhamdulillah... Tak saya sangka sedikitpun bahwa artikel saya lah yang didaulat menjadi juara pertama.



Artikel saya tersebut membahas tentang Peran Perempuan dalam Pencegahan Korupsi. Kenapa perempuan? Karena sesuai dengan saya sebagai seorang perempuan yang memiliki  tiga peran, yaitu sebagai seorang istri, seorang ibu, dan seorang profesional. Jadi, apa yang saya tulis adalah berupa rangkaian pengalaman. Harapannya, semoga tulisan saya tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain, terutama kaum perempuan. Agar perempuan sadar, bahwa siapa pun bisa ikut berperan aktif dalam pencegahan korupsi. Terutama kita kaum perempuan.




Terimakasih kepada blogger bertuah dan konsorium HAKI sebagai penyelenggara even ini, juga KPK. Terimakasih juga buat dewan juri yang telah memilih saya. Semoga sukses selalu untuk kita semua. Selalu semangat dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia. Siapa pun kita, kewajiban kita bersama untuk turut andil, karena agen pencegah korupsi itu adalah KITA.

Bali House Pekanbaru Art dan Gallery Store

Rumah adalah tempat di mana sejarahmu bermula... Rumah adalah tempat di mana hatimu tinggal... Rumah adalah tempat kembali sejauh manapun engkau pergi...

Sahabat Ummi...

Membuat rumah menjadi tempat hunian yang nyaman adalah sebuah keharusan. Penataan yang baik, yang tidak hanya baik bagi kesehatan tapi juga memiliki keindahan. Sehingga, semua penghuninya menjadi betah. Nah, membahas tentang penataan rumah, tentu tidak akan terlepas dari berbagai furnitur yang digunakan. Ada banyak sekali inspirasi penataan rumah saat ini, tergantung selera dan kemampuan kita dalam merealisasikannya.


Bali house adalah salah satu penyedia aneka furnitur yang unik dan etnik di Pekanbaru. Dari namanya saja sudah tergambar bahwa aneka produk yang ditawarkan semua beraroma Bali. Bahkan pemiliknya, Pak Herry mengatakan mendatangkan langsung produknya dari Bali. Ini tentunya menjadi kabar baik, untuk kita yang ingin membuat rumah ala resort khas Bali yang romantis dan dinamis.






Tidak hanya untuk hunian, tapi juga kantor. Bali house memberikan inspirasi bagaimana penataan kantor yang apik, dan menghadirkan suasana alam. Tujuannya adalah agar sembari bekerja kita juga bisa rileks, karena mata dimanjakan dengan sentuhan alam yang menenangkan. Seolah mengisi ulang kembali energi kita.




Buat Pekanbaru yang saat ini tengah berkembang pesat, salah satunya dengan mulai menjamurnya usaha tempat makan seperti cafe atau coffee shop, maka Bali house juga menawarkan berbagai furnitur unik, seperti wooden wall decor. Bisa menyesuaikan dengan konsep cafe/coffee shop kita.




Lalu, bagaimana dengan harga?. Tenang saja, sesuai dengan tagline mereka Bali House Make Places Unique And Beautiful at Reasonable Price. Produk dengan kualitas bagus tapi memiliki harga yang sangat terjangkau. Terlebih untuk produk yang memang didatangkan langsung dari Bali, bayangkan jika kita memesannya langsung ke Bali, berapa yang harus dibayar?.




Bali House Art dan Gallery Store
Jln. Setia Budi no.159 H-1
Pekanbaru-Riau
Facebook: Bali House
Instagram: @balihousepku

Melayu Food Festival 2016 di Pekanbaru



Sahabat Ummi...

Pada tanggal 10-11 Desember 2016 ini, ada perhelatan lagi di Pekanbaru, yaitu Melayu Food Festival. Wah, ini keren banget, kita jadi tahu apa saja makanan dan minuman khas Riau. Nggak cuma tahu, kita juga bisa langsung icip-icip. Tak hanya enak, tapi juga sehat, dan harganya terjangkau. Tentu asyik banget kalau kuliner ini bisa kita temui tiap hari di sini. Nah, itulah yang menjadi tantangannya. Makanan dan minuman khas daerah itu biasanya identik dengan orang-orang tua, orang-orang jaman dulu. Makanan dan minuman tersebut juga seringnya hanya bisa ditemukan di acara-acara penting/adat. Jadi nggak heran kalau banyak generasi muda yang nggak familiar dan nggak terbiasa dengan rasanya.

Padahal, mengkonsumsi kuliner khas daerah itu menyehatkan dibandingkan kulineran makanan junk food. Bahkan dengan mengkonsumsinya, itu berarti kita ikut melestarikannya. Trus dimana kita bisa menemukan makanan dan minuman tersebut di Pekanbaru setiap harinya?. Ada kok, di festival ini ada beberapa penjual yang memang berjualan kuliner tersebut, termasuk tempat-tempat makan khas melayu seperti pondok patin. Beli deh, biar usaha kuliner tersebut tetap ada dan bisa semakin berkembang.




Selain sebagai pembeli, kita bisa ikut berpartisipasi juga dengan membuat aneka kuliner tersebut di rumah, disajikan sebagai panganan keluarga, untuk menjamu tamu, atau menjadikannya oleh-oleh. Bahan dan cara pembuatannya juga nggak sulit kok. Yang pernah dan sering saya buat di dapur adalah mie sagu, asam pedas ikan patin, tempoyak durian, roti jala, dan roti canai. Berikutnya nih yah, saya bakal eksekusi resep kue hasidah yang saya dapatkan di salah satu stand yang saya kunjungi. Nanti saya share lagi yah.

Oke deh, ini beberapa kuliner yang sempat saya abadikan di acara Melayu Food Festival, sayangnya nggak banyak yang bisa saya icip, karena saya datengnya malam. Banyak yang udah habis. Harapannya sih, moga acara seperti ini rutin diadakan, kalau bisa setiap bulan ^___^


Mie sagu



Es Lancang Kuning

Manisan buah Renda

Kue Hasidah

Minuman Laksamana Mengamuk

Minuman Biji Delima



Peran Perempuan dalam Pencegahan Korupsi


“Ma, ini hadiah ulang tahun, satu set perhiasan berlian yang udah lama mama inginkan”
“Ma, papa udah transfer ke rekening mama 200 juta untuk belanja bulan ini ya”
“Ma, besok kita ke showroom yuk, cari mobil yang cocok buat anak kita"
Perempuan, bahagianya tentu luar biasa saat diberikan perhiasan, fasilitas bagus, dan berbagai kesenangan lainnya. Tidak ada masalah kalau memang suami memiliki pekerjaan dan penghasilan yang mampu memberikan semua hal tersebut. Sayangnya, tidak sedikit perempuan yang justru tidak tahu pasti berapa penghasilan suaminya, dan tidak memiliki komunikasi yang baik dengan sang suami.
Saat suatu hari sang suami tersandung kasus korupsi dan akhirnya dijebloskan ke penjara, maka Istri dan anak-anaknya juga menanggung beban moril dan materil. Rasa malu, belum lagi penyitaan aset, dll. Siksaan sosial yang diterima tak kalah beratnya dengan hukuman penjara. Lantas, sebagai seorang perempuan, apa ending ini yang kita inginkan? Tentu tidak.
Membangun sebuah rumah tangga tentu dilandasi dengan niat mulia untuk mendapatkan predikat keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Keluarga yang baik, yang menghasilkan generasi-generasi terbaik. Pentingnya sebuah usah preventif agar kasus tersebut tidak terjadi di keluarga kita. Perlawanan korupsi lewat pencegahan bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk kita perempuan. Sebagai sosok sentral di dalam keluarga, kita memiliki andil yang sangat besar terhadap arah perkembangan keluarga, berkaitan dengan peran kita sebagai istri, ibu, maupun profesional. Sebagai perempuan, mungkin ada banyak hal yang menjadi pertanyaan kita tentang keterlibatan kita dalam pencegahan korupsi. Saya akan membahasnya lebih dalam.
Apa itu korupsi?
Sebelum kita membahas lebih jauh. Banyak dari kita yang hanya mengetahui bahwa korupsi itu adalah penggelapan uang. Sebenarnya lebih luas lagi, korupsi itu adalah penyelewengan atau penyalahgunaan jabatan, demi kepentingan pribadi maupun orang lain, termasuk keluarga dan kerabat. Tidak selamanya tentang uang juga, karena bisa berupa pemberian barang sebagai hadiah (gratifikasi), keuntungan saham (dividen), obligasi, penggunaan fasilitas, dll. Intinya, berkaitan dengan jabatan dan kepentingan.
“Ma, ntar hubungi nomor ini ya biar pengurusan kita lancar, nggak pakai nunggu lama”
“Ma, istri kolega papa ngajak mama perawatan di salon, buat nyobain body treatment dengan emas”
“Ma, siap-siap yah, papa dapat paket liburan keluarga gratis selama seminggu di Dubai”

Nah, sekarang udah paham dong yah. Ternyata banyak banget tindakan yang bisa dikatakan sebagai korupsi.



"Untung suami saya nggak punya jabatan, aman dong dari korupsi!"



Eits, siapa bilang. Korupsi itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak memandang jabatan, jenis kelamin, batasan ekonomi, suku, ras, agama, dan usia. Siapa saja bisa terlibat, termasuk kita lho para perempuan. Misal contoh sederhananya nih, saat kita memberikan biaya lain di luar biaya administrasi yang sudah ditetapkan, agar pengurusan menjadi lancar dan lebih cepat dari waktu seharusnya. Memberikan uang atau hadiah sebagai ucapan terimakasih, buat uang rokok, buat bensin, buat ganti kertas, buat sarapan, atau buat ganti pulsa. Berbagai sikap mengambil jalan pintas dan melicinkan segala sesuatu dengan uang. Tanpa sadar, ini menjadi kebiasaan bagi kita maupun mereka si petugas.


Jadi, penting sekali untuk kita mengetahui bentuk-bentuk dari korupsi. Sama halnya dengan perbuatan kriminal lainnya, korupsi bisa terjadi karena adanya kesempatan dan pembenaran. Sayangnya, jika pembenaran tersebut diberikan atau dijadikan tameng karena keluarga, menjadi rasionalisasi perbuatan korupsi. Bertujuan ntuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Bagaimana peran perempuan dalam pencegahan korupsi?

Siapa saja bisa turut andil dalam pencegahan korupsi, bahkan harus. Termasuk kita kaum perempuan, yang di awal tadi sudah saya singgung bahwa kita perempuan adalah sosok sentral di dalam keluarga. Banyak hal yang bisa kita lakukan berkaitan dengan peran kita sebagai seorang istri, ibu, maupun profesional. Hasil baseline study KPK , tentang pencegahan korupsi berbasis keluarga, memperkuat keyakinan bahwa keluarga adalah target intervensi untuk pencegahan korupsi. Mengapa demikian?, karena keluarga memiliki fungsi penting sebagai wadah pertama dan utama dalam penanaman nilai-nilai, penentuan identitas sosial, dan sebagai tempat untuk mendapatkan kenyamanan, ketentraman, perlindungan, dll.

  • Peran sebagai seorang istri 
Kita adalah partner suami, maka sudah menjadi kewajiban kita juga untuk mengetahui pekerjaan suami, dan penghasilannya. Apa saja yang bisa kita lakukan? banyak, diantaranya sebagai berikut:
  1. Jalin komunikasi dengan baik kepada suami. Menjadi istri yang tegas dalam kelemah-lembutan sikap dan aksara. Jangan lelah untuk mengingatkan, memotivasi dalam kebaikan, saling berpacu dalam meningkatkan amal ibadah.
  2. Menjadi istri yang bersyukur. Nah ini penting, karena tidak bisa dipungkiri, ada istri yang memiliki banyak sekali tuntukan yang berhubungan dengan duniawi yang harus dipenuhi oleh suaminya. Padahal, tuntutannya di luar batas kemampuan sang suami. Akhirnya, demi membahagiakan istrinya tadi, suami mulai melenceng dalam melakukan pekerjaannya.
  3. Selalu mendoakan suami. Manusia bisa berubah, maka penting sekali untuk kita selalu mendoakan kebaikan bagi suami. Hanya Allah yang berkuasa membolak-balikkan hati seseorang, maka mintalah agar hati suami kita tetap dalam kebenaran.

  • Peran sebagai seorang ibu
Baseline study pembangunan budaya anti korupsi berbasis keluarga yang dilakukan oleh KPK pada 2012-2013 di kota Jogjakarta dan Solo, menunjukkan bahwa ibu memiliki peran dominan di dalam keluarga. Ibu memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam penanaman nilai dan pembentukan karakter anak. Ada 9 nilai yang berdasarkan study KPK dapat menghindarkan kita dari perilaku korupsi, yaitu kejujuran, keadilan, kerjasama, kemandirian, kedisiplinan, bertanggung jawab, kegigihan, keberanian, dan kepedulian. Lalu bagaimana cara menanamkan nilai tersebut?. Kita bisa memulainya sejak dini, berikut pengalaman saya:
  1. Kita mengkonsumsi makanan yang halal dan baik, terlebih saat tengah mengandung
  2. Saat anak diusia bayi (0-1th) kita bisa mulai membacakannya buku-buku cerita yang memiliki nilai moral yang tinggi. Sedangkan saat diusia balita (1-5th) anak sudah bisa diajarkan langsung 9 nilai di atas, disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak. Apa saja yang bisa dilakukan, misalnya: membuang sampah pada tempatnya, mengumpulkan mainan dan meletakkannya pada tempatnya setelah bermain, membiasakan diri mengantre, mau berbagi makanan dengan orang lain, mau menolong orang yang membutuhkan bantuannya, menjaga dengan baik barang-barang pribadinya, dll. Di usia anak-anak (<18 tahun), ini sudah mulai dipahami oleh anak, bagaimana konsekuensi dari perbuatan yang tidak baik, yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain, misalnya mencontek, bolos sekolah, membully, dll. Sehingga, 9 nilai tersebut sudah menjadi sebuah karakter. Jangan lupa, tanamkan nilai religiusitas sejak dini, sesuai dengan agama kita masing-masing.
  3. Teladan. Segala teori yang kita gunakan akan buyar semuanya tanpa adanya keteladanan. Role model pertama dan utama bagi anak-anak adalah orang tuanya. Jadi, sangat peting untuk kita sebagai orang tua, terutama Ibu, memberikan teladan yang baik kepada buah hati.
  4. Berdoa. Saat kita telah berupaya sebaik mungkin dalam mendidik anak-anak kita, maka doa adalah penjagaan terbaik saat penglihatan kita tak lagi bisa menjangkau mereka.

Peran sebagai Profesional


Perempuan juga banyak yang berkiprah di sektor publik. Ada yang berprofesi sebagai guru, dokter, polwan, akuntan, dll. Maka, mulailah dari diri kita sendiri dulu, seperti berani berkata tidak atas segala perbuatan yang bertentangan dengan kode etik profesi kita. Menghilangkan rasa tidak enak saat diberikan hadiah oleh orang lain atas dasar kepentingan, sampaikan dengan jelas bahwa kita menolaknya. Kita juga bisa mengedukasi orang-orang disekitar kita yang belum paham tentang apa itu korupsi, jenisnya, dan efeknya.

Terakhir, ini yang paling sering menjadi dilema, tapi harus kita tumbuhkan keberanian untuk melaporkan tindak korupsi yang dilakukan oleh siapapun yang kita ketahui, sekalipun itu atasan kita.

Alamat KPK:

Lt. 1 Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jl. HR. Rasuna Said, Kav. C-1, Jakarta12920 
Telp: (021) 2557 8498
Faks: (021) 5290 5592
E-Mail: informasi@kpk.go.id
Website: www.kpk.go.id 



Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggarakan KPK dan Blogger Bertuah Pekanbaru

Sumber bacaan:

https://acch.kpk.go.id/id/ragam/saya-perempuan-antikorupsi/mengenal-gerakan-saya-perempuan-anti-korupsi-spak






Guru Itu Kita

Setiap kita adalah guru. Setiap peristiwa adalah pelajaran. Setiap tempat adalah sekolah. (Ridwan Kamil)

Sahabat Ummi...

Bener banget yah. Kita adalah guru bagi orang lain, setiap pristiwa yang kita tangkap atau lalui adalah sebuah pelajaran. Pun demikian, bahwa sekolah itu tak berbatas ruang dan waktu. Jadi, apakah kita akan menjadi teladan yang baik? mengambil ibrah dari setiap peristiwa? berhenti karena alasan usia tak lagi muda?. Hidup itu proses, selama masih diberi waktu, itu artinya ada kesempatan untuk perbaikan.

Kita bisa lakukan apa? sesuai kapasitas dan prioritas. Bergeraklah, mulai dari diri sendiri dan orang terdekat kita. Manfaatkan setiap momentum. Menjadi komentator tak membuat hari kita membaik bila tak memberi waktu untuk diri menjadi fasilitator kebaikan. 

Selamat Hari Guru Nasional untuk kita semuaaaa ^___^



1st Meet Up Kompakers Pekanbaru



Sahabat Ummi...

Hari minggu tanggal 20 lalu, saya menghadiri 1st meet up kompakers Pekanbaru. Apa sih itu?, ada yang masih asing yah dengan kata kompakers?. Oke deh, kompakers itu sebutan untuk member Upload Kompakan. Tahu dong yah Upload kompakan? nggak tahu juga? Oke deh, upload kompakan itu salah satu komunitas fotografi di Instagram. Punya IG dong yah, sila mampir buat lihat-lihat, hestegnya #uploadkompakan


Siapa tahu ntar tertarik juga buat gabung. Saya sendiri juga masih baru banget gabung di sana, tapi betah dan seruuuuu... bertaburan ilmu fotografi. Jadi, selain baca dan nulis, hobi saya juga foto-foto. Dengan tema yang berbeda setiap harinya, membuat saya merasa tertantang di sana dan berusaha buat PD nampilin hasil foto saya. Yah... walaupun masih remah-remah banget, apalagi cuma pake kamera android aja hihihi...


credit: grup line Kompakers Pekanbaru

Nah, kompakers Pekanbaru itu sebutan untuk member Upload Kompakan yang berada di Pekanbaru. Ternyata banyak juga membernya. Kami berkenalan dan saling follow. Di acaranya juga ada tukaran kado, biar makin akrab. Trus, dipilihlah Bu Lurah alias bulur, sebagai ketua kompakers Pekanbaru, yaitu Ulie Sebayang. Jadi, akan ada pertemuan rutin berikutnya. Wah seneng banget dong yah, jadi nambah temen dan ilmu. Senang bisa ngumpul dengan orang-orang yang punya passion yang sama. Karena ini komunitas foto, jadi pas acara kita juga belajar foto-foto. Ada yang bawa properti, seperti alas foto dan napkin.



Credit: Mumut

Hasil belajar di sana
foto pesanan makanan

Ada yang penasaran, gimana sih caranya gabung di komunitas ini. Gampang banget, cukup follow Upload Kompakan, ikutan setor foto dengan taat rule tentunya, trus cantumkan juga #kompakerspekanbaru add grup line kompakers Pekanbaru. Udah gitu aja.

Taraaaaa... inilah dia Kompakers Pekanbaru


 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

Jangan lupa follow IG saya yah: @ociym

Festival Media 2016 Bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI)



Sahabat Ummi...

Tahun ini festival Media 2016 bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) diadakan di Pekanbaru, tepatnya di perpustakaan wilayah Soeman HS. Ada banyak banget rangkaian acaranya, mulai dari talkshow, pameran, dan lomba-lomba. Acaranya diadakan selama dua hari, tanggal 19-20 November 2016. Melihat rundown acara, saya memutuskan untuk datang dan mengikuti acara Blogger Community and Indonesian Online Media Gathering, dengan tema how to monetize your blog and web.

Saya datang agak terlambat, sehingga melewati pembicara pertama, sedangkan pembicara kedua sudah hampir sampai diujung materinya. Tapi, lumayanlah ada juga yang bisa saya tangkap, tepatnya dipembicara kedua dong hahaha...
Pembicaranya menjelaskan tentang UC News. Ada yang pernah tahu dengan UC News? kalau belum, akan saya jelaskan sepintas yah, kalau mau lengkap langsung googling ajah.

Jadi, UC News itu adalah sebuah platform dengan dukungan big data yang menyediakan berita populer atau pilihan dari berbagai macam kategori. Nah, UC news ini dikhususkan untuk perangkat mobile lho, jadi bakal mudah banget diakses oleh seluruh masyarakat. Nah, ini bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi industri media, oleh para jurnalis or blogger kaya kita. Apa aja, cekidot:
  • Jangkauan konten tidak efisien. Why? simple sih, karena kurang popularitas dan kesempatan.
  • Model monotisasi belum dikembangkan. Why? adanya media platform or agensi blogger/buzzer yang masih hanya seputar pemberian job tapi tidak melakukan pengelolaan secara menyeluruh.
  • Kurangnya industri. Why? karena masih serba terbatas
Apa yang ditawarkan UC news?
  • Teknologi big data. Jadi ada banyak sekali konten berkualitas yang tersedia. Menyatukan penyedia konten tradisional dan new media dalam satu wadah.
  • Sumber daya. Trafik (platform terpercaya di 3 bidang dengan trafik paling banyak: Medsos, browser, dan penggabungan/distributor konten), modal (dana dan kompetisi bakat), dan media partner (200+ media mainstream).
  • Terakhir, pengalaman. Sudah terbukti kemampuan monotisasi dan dukungan personal branding.
Pemaparan tentang UC News ini diperkuat kembali oleh ketua AJI, Suwarjono. Bgaimana pengalamannya dan apa saja yang sudah didapat dari bergabung di UC news ini. Sebelumnya, Jono membahas tentang perkembangan media di Indonesia. Menurut data terakhir, ada 2338 media, yang terdiri dari 394 televisi, 576 media cetak, 1166 radio, dan 211 media online. Tapi, yang sehat tidak lebih dari 30%, seperti diantaranya: Jawa pos, MNC, Transcorp, VIVA.

Jono menjelaskan tentang bagaimana saat ini teknologi telah mengubah dunia:
  • Trend media global. Untuk media cetak turun, TV dan radio lebih segmented, sedangkan internet mengalami kenaikan.
  • Terjadi perubahan perilaku pembaca/masyarakat dalam konsumsi berita.
  • Adanya perubahan media dalam memproduksi berita.
  • Perubahan bisnis dan delivery konten.
Lalu, bagaimana menyikapinya?. Jono membagikan 7 kunci penting perubahan, yaitu:
  1. Konten is the king
  2. Delivery is a queen
  3. Home is dead (matinya halaman beranda)
  4. Notive ads hingga ads network
  5. Niche market
  6. Leader bukan follower
  7. Jangan berpikir semua kita kerjakan sendiri
Yang bikin mupeng tiada tara itu kalau udah ngomongin fulus yak hahaha... ngenceees denger berapa rupiah yang udah mereka hasilkan dari internet. Tapi, jangan bisanya mupeng aja, kudu semangat berusaha kalau emang mau serius masuk ke dunia ini. Nggak cuma buat happy-happy aja, tapi pengen dapet money juga.

Pembicara terakhir adalah seorang Vlog, namanya Gozza yang per vidio dengan durasi cuma beberapa detik itu mempunyai rate 4 juta rupiah ((((4 juta))))
Gozza share gimana asal mula jadi vlog plus gimana naikin followernya. Tips paling utama, sekali lagi adalah konten is the king!.

Kelihatan dong yah yang
mana Cumi Lebay :D

Nah ada juga bintang tamu tambahan yang hits banget, namanya cumi lebay. Blogger yang blognya baru berusia 5 tahun ini, udah dapet banyak banget dari ngeblog. Nggak kaya' blog si Ummi hihihi... *ayo seriusin Mi!

Tipsnya apa?
  • Harus punya karakter
  • Naikkan trafik dengan rajin posting, share di sosmed, dan blogwalking (BW)
  • Nggak mungkin jadi yang terbaik, maka jadilah yang paling beda.
Penasaran, cuuuuus... aja ke blog dia yak!

Kesimpulannya apa?

  • Dunia digital menjanjikan banyak hal
  • Pandai-pandailah memilih platform dalam bekerja sama
  • Mau hepeng banyak, bisa!. Asal fokus, konsisten, dan pandai-pandai melihat kesempatan
  • Konten is the king. Berlatih terus untuk menghasilkan konten yang berkualitas.

Okelah... gitu aja. Terakhir, sebagai seorang blogger, apapun motivasi ngeblog kita, hendaknya untuk hal yang positif yah. Bermanfaat yang orientasinya nggak dunia aja, tapi juga akhirat, tul nggak?  ^___^

Kami Blogger Bertuah dan Blogger Jawa Timur di salah satu stand
(ketemu Vera Astanti salah satu teman blogger di dunia maya)